spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

YouTube Shorts Perangi Doomscrolling: Pop-up Peringatan Mulai Muncul


jelajahtechno.com — Doomscrolling kini menjadi fenomena digital yang sulit dihindari. Tanpa sadar, kita bisa menghabiskan berjam-jam scrolling konten singkat di media sosial — mulai dari TikTok, Instagram Reels, sampai YouTube Shorts. Konten video pendek yang menyenangkan ini memang dirancang untuk terus memancing perhatian.

Melihat kebiasaan tersebut semakin mengkhawatirkan, YouTube resmi merilis fitur baru berupa timer batas penggunaan serta pop-up peringatan khusus untuk Shorts. Tujuannya sederhana: membantu pengguna mengendalikan waktu, bukan dikendalikan algoritma.

Apa Itu Doomscrolling dan Kenapa Berbahaya?

Doomscrolling adalah kondisi ketika seseorang terus menggulir konten tanpa henti meskipun sudah tidak mendapatkan manfaat atau hiburan lagi. Otak seperti dipaksa menunggu video bagus berikutnya, padahal tubuh sudah lelah.

Dampak negatif doomscrolling antara lain:

  • Mengganggu jam tidur dan ritme sirkadian
  • Mengurangi produktivitas harian
  • Picu stres dan kecemasan berlebih
  • Menurunkan kemampuan fokus jangka panjang

YouTube menyadari bahwa platform mereka bisa berkontribusi terhadap masalah ini. Karena itu, mereka mulai mengambil langkah nyata dengan fitur kesehatan digital.

Baca juga : Langkah-Langkah Menulis Script Video YouTube agar Views dan Watch Time Naik

Hadirnya Timer YouTube Shorts: Kendalikan Waktu Nontonmu

Melalui aplikasi YouTube versi terbaru, pengguna kini bisa:

✅ Menetapkan batas waktu harian khusus untuk YouTube Shorts
✅ Mendapat peringatan pop-up saat waktu sudah habis
✅ Menyadari secara aktif bahwa sudah terlalu lama scrolling

Cara mengaturnya:

  1. Masuk ke Settings / Pengaturan
  2. Pilih “Time watched” atau Waktu Tontonan
  3. Atur batas waktu harian YouTube Shorts
  4. Aktifkan izin Notifikasi

Saat batas tercapai, akan muncul pop-up seperti:

“Istirahat dulu, ya! Kamu sudah scrolling Shorts terlalu lama.”

Memang pop-up tersebut masih bisa di-skip apabila pengguna ingin lanjut, tetapi setidaknya memberikan awareness yang kuat untuk mengurangi kebiasaan doomscrolling.

Integrasi Parental Control: Datang Tahun Depan!

YouTube mengonfirmasi kepada TechCrunch bahwa sistem ini akan segera terhubung langsung dengan Parental Control. Ketika update ini hadir, anak-anak tidak bisa lagi menutup pop-up peringatan tanpa izin orang tua.

Ini sangat penting mengingat:

  • Anak dan remaja adalah pengguna yang paling rentan terhadap adiksi konten digital
  • Sekolah dan orang tua kini semakin vokal menuntut perlindungan terhadap dampak buruk media sosial

Bahkan laporan Bloomberg Law mencatat hampir 2.000 tuntutan hukum terhadap platform besar terkait desain adiktif yang disengaja.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles