jelajahtechno.com — Membangun bisnis startup itu seperti naik rollercoaster: menegangkan, mendebarkan, dan sering kali membuat kewalahan. Kita harus mengurus semuanya sendiri — mulai dari penjualan, keuangan, hingga pemasaran.
Sayangnya, tidak semua startup punya modal besar untuk menyewa profesional di setiap bidang. Termasuk untuk urusan menulis copy website.
Namun, bukan berarti kamu tidak bisa memiliki situs web yang menarik dan efektif. Dengan sedikit panduan dan latihan, kamu bisa menulis sendiri copy website yang terdengar profesional, memikat calon pelanggan, dan mendukung konversi bisnis.
Artikel ini adalah panduan praktis untuk membantu startup menulis copy website sendiri — tanpa harus menjadi ahli copywriting terlebih dahulu.
1. Gunakan Bahasa yang Percakapan (Conversational Tone)
Salah satu tantangan utama pemasaran online adalah bagaimana membangun koneksi emosional dengan calon pelanggan yang belum pernah bertemu langsung dengan kita.
Nah, di sinilah pentingnya menulis dengan gaya percakapan.
Bayangkan kamu sedang berbicara dengan calon klien di kafe, bukan menulis makalah ilmiah. Tulisan yang terdengar seperti obrolan akan terasa lebih akrab, mudah dipahami, dan tidak membosankan.
Namun, “percakapan” bukan berarti asal santai atau penuh slang. Kuncinya adalah tulus dan relevan.
Contoh:
❌ “Kami menyediakan solusi bisnis berbasis cloud yang revolusioner untuk meningkatkan efisiensi operasional Anda.”
✅ “Butuh cara kerja yang lebih cepat dan efisien? Tenang, kami bantu bisnis kamu beralih ke sistem berbasis cloud yang simpel dan hemat waktu.”
Tulisan kedua terasa lebih manusiawi, bukan?
Gunakan gaya yang ramah, tapi tetap menjaga profesionalitas. Kalau kamu tidak akan menggunakan bahasa gaul di hadapan klien, jangan juga memaksakannya di website.
Baca juga : Copywriter Baru Wajib Baca! 11 Pertanyaan dan Jawaban dari Ahlinya
2. Gunakan Lebih Banyak Kata “Kamu” daripada “Kami”
Banyak startup tanpa sadar menulis website seperti brosur perusahaan yang terlalu fokus pada diri sendiri. Padahal, pembaca datang bukan untuk tahu seberapa hebat kamu — tapi untuk tahu apa manfaat yang mereka dapatkan.
Alih-alih berbicara “kami” terus-menerus, ubah sudut pandang menjadi “kamu” atau “Anda”.
Contoh:
❌ “Kami menyediakan layanan konsultasi bisnis setiap malam.”
✅ “Punya jadwal padat? Tenang, kamu bisa menjadwalkan sesi konsultasi malam hari atau akhir pekan.”
Versi kedua lebih personal, terasa memahami kebutuhan pembaca, dan menciptakan hubungan emosional yang lebih kuat.
Tips cepat:
Buka naskahmu, cari kata “kami” atau “perusahaan kami”, lalu ubah menjadi kalimat yang berfokus pada pembaca. Jika kamu menulis untuk pembaca Indonesia, gunakan “kamu” untuk kesan akrab, atau “Anda” untuk kesan lebih formal.
3. Tetap Fokus pada Pesan Utama
Copy yang bagus bukan tentang banyaknya kata, tapi tentang ketepatan pesan.




[…] Website Startup Kurang Menjual? Ini Kesalahan Umumnya […]