spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Waspada! Ini 8 Penipuan WhatsApp yang Marak di 2025 dan Cara Menghindarinya

2. Penipuan Modus “Salah Kirim Uang”

Modus lama yang kembali meningkat pada 2025.

Cara kerja:
Pelaku mengirim bukti transfer palsu seolah-olah uang masuk ke rekening korban, lalu meminta “pengembalian” ke nomor rekening lain.

Variasi:
“Mama minta pulsa”, “Teman salah transfer”, “Refund gagal”.

Ciri-ciri:
Bukti transfer terlihat editan dan ada tekanan waktu.

3. Penipuan Investasi dan Crypto Bodong

Modus ini memanfaatkan grup WhatsApp untuk menjaring korban.

Cara kerja:
Korban dimasukkan ke grup “investasi cepat”, ditawarkan keuntungan 100–300% per hari, lalu diminta transfer ke rekening pribadi. Setelah transfer, grup menghilang.

Ciri-ciri:
Testimoni palsu, janji keuntungan besar, mencatut nama artis atau brand terkenal.

4. Penipuan Lowongan Kerja (Job Scam)

Salah satu yang paling banyak menjerat pencari kerja muda.

Cara kerja:
Pelaku menawarkan kerja remote bergaji besar, lalu meminta korbannya membayar biaya “registrasi” atau mengirim data KTP untuk disalahgunakan di pinjol ilegal.

Ciri-ciri:
Gaji tidak masuk akal, meminta biaya admin di awal, email perusahaan tidak profesional.

5. Penipuan Hadiah atau Undian Berhadiah

Sering menggunakan link phishing dengan tampilan seperti marketplace besar.

Cara kerja:
Korban menerima pesan bahwa mereka memenangkan hadiah dari Shopee, Tokopedia, atau Indomaret dan diminta klik link untuk klaim. Website palsu lalu mencuri password atau data login.

Ciri-ciri:
Alamat link mencurigakan, desain tidak profesional, hadiah terlalu bagus untuk nyata.

6. Penipuan Impersonasi “Akun Akan Diblokir”

Pelaku berpura-pura sebagai WhatsApp Official atau lembaga resmi.

Cara kerja:
Pelaku mengirim pesan seolah-olah resmi dan meminta korban klik link verifikasi. Setelah korban login, data dicuri.

Ciri-ciri:
Tidak ada centang hijau resmi, bahasa tidak baku, format pesan tidak profesional.

7. Penipuan Romantis (Catfishing / Love Scam)

Modus yang memanfaatkan hubungan emosional.

Cara kerja:
Pelaku mendekati korban lewat WhatsApp, bersikap perhatian, lalu meminta uang dengan berbagai alasan seperti tiket atau biaya rumah sakit.

Target umum:
Perempuan usia 30–50 tahun.

Ciri-ciri:
Foto profil terlalu sempurna, menolak video call, cerita dramatis.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles