1. Kontrol Interaksi AI
Orang tua dapat menonaktifkan percakapan satu-lawan-satu dengan chatbot tertentu.
2. Pembatasan Topik
AI akan dicegah membahas konten yang mengarah pada perilaku seksual, kekerasan, atau tindakan berbahaya.
3. Notifikasi Aktivitas
Orang tua akan menerima informasi relevan jika terdapat percakapan yang dianggap sensitif.
Semua pengawasan dilakukan dengan tetap menjaga privasi dan batas kendali personal pengguna remaja.
Apakah Akan Hadir di Indonesia?
Meta belum memberikan jadwal spesifik peluncuran fitur ini untuk region Indonesia. Namun, indikatornya menunjukkan akan tersedia, karena Indonesia sudah lebih dulu menerima fitur Teen Accounts, sistem kelas keamanan khusus untuk anak remaja.
Teen Accounts secara otomatis aktif untuk pengguna dengan usia di bawah 18 tahun berdasarkan verifikasi tanggal lahir. Setelah aktif, sistem akan mengatur mode akun dengan batasan ketat.
Empat Keamanan Utama Teen Accounts di Indonesia
Director of Public Policy Meta APAC, Phillip Chua, menjelaskan empat lapisan perlindungan pada Teen Accounts:
1. Privasi Akun Ditingkatkan
Akun tidak tampil publik secara default, dan postingan hanya dapat dilihat oleh teman yang disetujui.
2. Batasan Interaksi
Remaja tidak dapat menerima pesan atau panggilan dari orang asing.
3. Filter Konten Ketat
Konten berunsur seksual, pornografi, kekerasan ekstrem, hingga ajakan berbahaya otomatis disembunyikan.
4. Kontrol Waktu Layar
Pengingat istirahat dan mode malam untuk mencegah durasi penggunaan berlebihan.
Meta menegaskan fitur ini lahir sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan mental serta keselamatan digital generasi muda.




[…] Waspada AI Mesum! Meta Siapkan Pengawasan Ketat untuk Pengguna Remaja […]