Playlist meningkatkan watch time dan membuat channel lebih rapi.
3. Gunakan Card & End Screen
- Card bisa diarahkan ke video terkait atau link produk.
- End screen bisa ajak penonton subscribe atau tonton video lain.
4. Gunakan Caption/Subtitle
- Tambahkan subtitle manual untuk meningkatkan SEO.
- Bisa terjemahkan ke bahasa lain agar menjangkau audiens global.
5. Promosikan di Media Sosial
Bagikan ke Instagram, TikTok, WhatsApp, atau blog. Setiap share meningkatkan peluang ditonton lebih banyak orang.
Baca juga : 7 Aplikasi Edit Video YouTube Terbaik untuk Pemula 2025
Cara Monetisasi Video YouTube
Setelah channel berkembang, video bisa jadi sumber penghasilan:
- Iklan YouTube (AdSense).
- Affiliate marketing dengan link di deskripsi.
- Promosi produk/merchandise.
- Sponsorship dari brand.
- Super Chat & Membership saat live streaming.
FAQ Cara Upload Video ke YouTube
1. Apakah bisa upload video ke YouTube tanpa aplikasi?
Bisa, lewat browser HP atau laptop langsung di YouTube.com.
2. Berapa lama waktu upload video ke YouTube?
Tergantung ukuran file dan kecepatan internet. Video 10 menit 1080p biasanya 5–15 menit dengan WiFi stabil.
3. Format apa yang terbaik untuk upload?
MP4 dengan codec H.264 lebih direkomendasikan.
4. Apakah bisa upload video offline lalu publish nanti?
Ya, gunakan opsi Scheduled untuk menjadwalkan publikasi.
5. Kenapa video saya buram setelah upload?
YouTube butuh waktu untuk memproses resolusi tinggi. Tunggu beberapa menit agar tersedia dalam HD/4K.
6. Apakah bisa edit video setelah upload?
Bisa, gunakan YouTube Studio untuk memotong bagian, ganti deskripsi, atau thumbnail.
7. Berapa ukuran maksimal upload video di YouTube?
128 GB atau durasi maksimal 12 jam.
8. Apakah upload video di HP dan laptop berbeda hasilnya?
Tidak. Yang membedakan hanya kemudahan dan kecepatan proses.
9. Apakah harus pakai WiFi untuk upload?
Tidak wajib, tapi lebih stabil dan hemat kuota dibanding paket data.



