2. Kolaborasi dengan Brand Lain
TikTok adalah platform kolaborasi. Anda bisa membangun komunitas lebih cepat dengan menggandeng brand lain yang audiensnya mirip atau saling melengkapi.
Contoh Kolaborasi yang Efektif
- Brand fashion lokal berkolaborasi dengan brand skincare untuk membuat kampanye OOTD + skincare routine.
- UMKM kuliner berkolaborasi dengan influencer lifestyle untuk memperkenalkan produk makanan sehat.
- Gym atau pusat kebugaran menggandeng brand minuman energi untuk membuat challenge olahraga bersama.
Studi kasus: Gymshark, brand fitness internasional, bekerja sama dengan kreator Whitney Simmons hingga akhirnya menjadikannya creative director. Di Indonesia, kolaborasi serupa banyak terjadi antara brand lokal dengan seleb TikTok yang punya pengaruh besar di niche mereka.
Tip SEO: Masukkan variasi kata kunci seperti kolaborasi brand di TikTok agar artikel mudah ditemukan pengguna yang mencari strategi kolaborasi.
3. Ikut Challenges dan Tren TikTok
Tantangan (challenges) dan tren adalah napas kehidupan TikTok. Hampir setiap hari muncul format baru, mulai dari dance challenge, meme, sampai tren storytelling.
Bagi bisnis, mengikuti tren bisa:
- Membuat konten lebih relevan dengan audiens.
- Mempermudah video masuk FYP karena algoritma mendukung tren.
- Menunjukkan bahwa brand Anda up-to-date.
Cara Efektif Mengikuti Tren
- Gunakan Discover Page untuk melihat hashtag populer.
- Sesuaikan tren dengan produk Anda (contoh: UMKM minuman kekinian ikut tren “mocktail aesthetic”).
- Jangan terlalu promosi, fokuslah pada kreativitas dan hiburan.
- Gunakan audio viral yang sedang naik daun.
Contoh sukses: brand lokal fashion menggunakan tren “fit check” untuk menampilkan koleksi terbaru. Sementara brand minuman kekinian sering ikut challenge seperti “sleepy girl mocktail” untuk memperkenalkan menu baru.




[…] Tips Membangun Komunitas TikTok untuk Bisnis Online 2025 […]
[…] Tips Membangun Komunitas TikTok untuk Bisnis Online 2025 […]