2. Gunakan Kalimat Aktif, Bukan Pasif
Kalimat pasif membuat tulisan terasa lemah dan tidak langsung menyentuh pembaca. Sedangkan kalimat aktif terasa lebih hidup dan meyakinkan.
Contoh:
- Pasif: “Pertanyaan Anda akan ditangani oleh tim kami.”
- Aktif: “Tim kami akan segera menghubungi Anda.”
Kalimat aktif langsung mengajak pembaca untuk bertindak, bukan hanya menunggu. Dalam dunia marketing, gaya ini jauh lebih efektif untuk memancing respons.
3. Sederhanakan Bahasa (Simplify!)
Jangan berpikir bahwa memakai kata rumit membuatmu terlihat pintar. Justru kata-kata sederhana lebih mudah dipahami dan terasa lebih manusiawi.
Berikut contoh pengganti kata yang bisa kamu sederhanakan:
| Kata Rumit (Bahasa Inggris) | Arti Bahasa Indonesia | Ganti Dengan (Versi Sederhana) |
|---|---|---|
| Endeavour | Berupaya / Mengusahakan | Coba |
| Assist | Membantu | Bantu |
| Ensure | Memastikan | Pastikan |
| Enquire | Menanyakan / Meminta informasi | Tanya |
| Commence | Memulai | Mulai |
| In regards to | Terkait / Mengenai | Tentang |
| Due to the fact that | Karena fakta bahwa | Karena |
| Please don’t hesitate to call | Mohon jangan ragu untuk menghubungi | Silakan hubungi kami |
| In error | Secara keliru / Salah | Karena kesalahan / Secara tidak sengaja |
| Endeavour to ensure | Berupaya untuk memastikan | Coba pastikan |
Tulisan yang mudah dibaca membuat pembaca nyaman dan percaya, sementara tulisan yang kaku membuat mereka cepat pergi.
4. Gunakan Paragraf Pendek
Paragraf panjang membuat pembaca lelah sebelum selesai membaca. Ingat: orang tidak membaca internet seperti membaca novel. Mereka memindai tulisan.
Gunakan paragraf maksimal 3–4 baris. Pisahkan ide besar menjadi bagian kecil. Tambahkan spasi agar tampilan lebih lega dan enak dibaca di layar.
Contoh:
❌ “Kami menyediakan berbagai solusi digital marketing yang dirancang khusus untuk membantu bisnis Anda meningkatkan penjualan, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat kehadiran online secara berkelanjutan.”
✅ “Kami menyediakan solusi digital marketing untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan bisnismu.”
Lebih ringan, bukan?




[…] Tight Copywriting: Teknik Menulis Efisien untuk Meningkatkan Konversi […]