Jangan dihapus, kecuali mengandung spam atau SARA. Jawab dengan empati, tawarkan solusi, dan gunakan sebagai bahan evaluasi produk/layanan.
5. Apakah social mentions berpengaruh pada SEO?
Secara tidak langsung, iya. Social mentions mendorong traffic, backlink, dan engagement yang bisa meningkatkan otoritas domain.
6. Seberapa penting social mentions untuk UMKM?
Sangat penting. UMKM sering mengandalkan word of mouth, dan social mentions adalah bentuk digital dari itu.
7. Platform mana yang paling banyak menciptakan social mentions di Indonesia?
WhatsApp, Instagram, Twitter (X), TikTok, dan komunitas Facebook masih menjadi yang paling dominan.
8. Apakah semua mention perlu ditanggapi?
Tidak harus, tapi sebaiknya tanggapi mention yang relevan, terutama yang berkaitan dengan feedback pelanggan.
9. Bagaimana cara mendorong konsumen menyebut brand kita di media sosial?
Berikan pengalaman pelanggan yang memuaskan, adakan giveaway dengan syarat mention, atau buat konten interaktif dengan hashtag challenge.
10. Apakah social mentions bisa membantu meningkatkan penjualan langsung?
Ya. Rekomendasi positif di media sosial sering menjadi alasan calon pembeli akhirnya mencoba produk.
Kesimpulan
Social mentions adalah aset digital yang sangat berharga dalam strategi marketing modern, khususnya di Indonesia yang memiliki jumlah pengguna media sosial sangat tinggi. Dengan memantau, mengukur, dan mengelola percakapan online secara tepat, brand bisa:
- Membangun reputasi positif,
- Mendapatkan loyalitas pelanggan,
- Memperluas jangkauan,
- Dan pada akhirnya, meningkatkan penjualan.
Di dunia yang serba cepat ini, jangan hanya berbicara kepada audiens—jadilah bagian dari percakapan mereka.




[…] Social Mentions vs Iklan: Mana yang Lebih Efektif untuk Bisnis? […]