Pendekatan yang lebih efektif adalah content-first approach. Fokuslah membuat konten yang menghibur, relevan, atau memberikan nilai tambah bagi audiens Anda. Setelah itu, baru selipkan pesan promosi secara halus.
Sebagai contoh, Parade, sebuah brand pakaian dalam berkelanjutan, berhasil menarik perhatian Gen Z di Amerika bukan dengan promosi langsung, tetapi dengan membuat konten yang lucu, relevan, dan autentik. Hasilnya, brand ini mendapatkan engagement tinggi sekaligus peningkatan penjualan.
Strategi serupa juga berlaku di Indonesia. Misalnya, banyak UMKM kuliner membuat konten lucu tentang behind the scene memasak, lalu diakhiri dengan ajakan membeli produknya. Konten seperti ini terasa lebih natural dibandingkan iklan formal.
Contoh Bisnis yang Sukses di TikTok
Salah satu contoh inspiratif adalah Partly Sunny Projects, sebuah bisnis tanaman hias dari California. Pendiri bisnis ini, Sonja Detrinidad, awalnya hanya membagikan hobi berkebun di TikTok. Karena konsisten, videonya sering viral dan menarik audiens yang memang tertarik dengan tanaman. Dari sana, penjualan pun meningkat pesat.
Di Indonesia, ada banyak contoh serupa. Sejumlah penjual fashion muslimah, aksesoris handmade, hingga skincare lokal berhasil meraih ribuan pesanan hanya dari video TikTok yang kreatif.
Kunci keberhasilan mereka ada pada tiga hal: konsistensi membuat konten, autentisitas dalam menyampaikan pesan, dan relevansi dengan minat audiens.
TikTok dalam Creator Economy
Era sekarang dikenal sebagai creator economy, di mana kreator bukan hanya pembuat konten, tetapi juga pengusaha, marketer, bahkan CEO untuk brand pribadi mereka sendiri. TikTok adalah salah satu platform terbesar yang mendukung fenomena ini.
Bagi kreator, monetisasi bukan hanya soal mendapatkan uang, tetapi juga soal mendapatkan waktu lebih banyak untuk berkarya. Penghasilan dari TikTok bisa digunakan untuk membeli peralatan yang lebih baik, membiayai tim kecil, atau memperluas jangkauan promosi.
Dengan kata lain, uang bukan hanya hasil akhir, tetapi juga modal untuk menciptakan konten lebih kreatif dan profesional.




[…] Siapa Audiens TikTok Anda? Panduan Monetisasi TikTok 2025 […]