Para profesional memilih Fold7 karena kemampuannya menggantikan laptop untuk tugas harian. Sementara kreator konten lebih nyaman memakai Flip7 berkat sudut lipatan yang fleksibel untuk perekaman mandiri.
Komitmen Masa Depan: AI Aman untuk Semua Pengguna
Samsung dan Google sepakat bahwa perkembangan AI harus berjalan seiring dengan peningkatan keamanan. Ke depannya, kedua perusahaan akan memperluas dukungan AI multimodal dengan memperketat sistem pengawasan privasi.
Inovasi Galaxy AI dan Android AI disebut akan semakin terhubung pada chipset dengan pemrosesan AI on-device, yang berarti data sensitif tidak perlu dikirim ke server dan tetap terlindungi di perangkat lokal pengguna.
Ekosistem keamanan terpadu ini akan terus ditingkatkan sejalan dengan penyebaran AI generatif di berbagai level perangkat, mulai dari flagship hingga mid-range.
Samsung memastikan produk dan layanan barunya akan mematuhi pedoman keamanan global, sementara Google terus memperbarui sistem proteksi berbasis machine learning untuk memblokir ancaman siber secara adaptif.
Baca juga : Redmi K90 Pro Max Jadi HP Pertama dengan Audio Bose, Suaranya Premium!
Penutup
Lonjakan pemanfaatan AI di Indonesia menjadi momentum penting bagi Samsung dan Google untuk menunjukkan kepemimpinan dalam inovasi digital yang aman.
AI dapat menjadi pendorong kemajuan kreativitas dan produktivitas, sepanjang teknologi ini menjaga hak pengguna dalam mengontrol privasi mereka. Kolaborasi kedua perusahaan menjadi bukti bahwa keamanan data tidak boleh dikompromikan demi kecanggihan fitur.
Masyarakat yang semakin cerdas dalam menggunakan AI diharapkan semakin memahami risiko dan langkah perlindungan yang tepat saat mengandalkan teknologi ini dalam kehidupan digital sehari-hari.
FAQ Samsung dan Google dalam Keamanan AI
1. Apa risiko keamanan terbesar dalam penggunaan AI di smartphone?
Risiko utamanya meliputi penyalahgunaan data pribadi, serangan sosial menggunakan deepfake, serta eksploitasi biometrik seperti suara dan wajah.
2. Bagaimana Samsung melindungi data AI di perangkat Galaxy?
Samsung menerapkan pemrosesan AI on-device pada sejumlah fitur Galaxy AI sehingga data tetap tersimpan lokal di perangkat pengguna.
3. Apakah pengguna bisa mengontrol data apa yang dipakai AI Android?
Bisa. Google menyediakan dashboard privasi untuk mengatur izin aplikasi, data yang dikumpulkan, serta opsi penghapusan permanen.
4. Apa saja fitur keamanan Android untuk mencegah ancaman digital?
Android memiliki Google Play Protect, deteksi malware berbasis AI, pemblokiran spam, dan enkripsi end-to-end pada layanan tertentu.
5. Apakah AI di perangkat Galaxy aman untuk Gen Z dan anak muda?
Ya. Samsung dan Google menerapkan standar keamanan berlapis untuk mencegah penyalahgunaan teknologi oleh pihak tidak bertanggung jawab.




[…] Samsung dan Google Perkuat Keamanan AI di Android untuk Cegah Ancaman Digital […]
[…] Samsung dan Google Perkuat Keamanan AI di Android untuk Cegah Ancaman Digital […]
[…] Samsung dan Google Perkuat Keamanan AI di Android untuk Cegah Ancaman Digital […]