Anggaran Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan
Lukman juga menyinggung program pemerintah yang dianggap membebani anggaran, seperti program makan bergizi gratis dengan alokasi hingga Rp 500 triliun per tahun.
Menurutnya, dana sebesar itu bisa dialihkan menjadi investasi jangka panjang atau pembangunan infrastruktur.
“Kalau dihitung empat tahun, Rp 2.000 triliun bisa dijadikan dana abadi untuk banyak hal,” katanya.
Intervensi BI dan Prospek Rupiah ke Depan
BI saat ini gencar melakukan intervensi untuk menahan pelemahan rupiah. Namun, langkah ini berisiko menggerus cadangan devisa. Jika intervensi tidak cukup agresif, nilai tukar rupiah diperkirakan bisa menembus Rp 17.000 per dolar AS.
“Bisa tembus Rp 17.000, tapi tergantung seberapa agresif BI melakukan intervensi,” pungkas Lukman.
Kesimpulan
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS dipicu kombinasi faktor eksternal dan internal. Ketegangan geopolitik, kebijakan fiskal yang longgar, pemangkasan suku bunga, hingga program pemerintah yang dianggap membebani APBN menjadi faktor utama.




[…] Rupiah Melemah Ditekuk Dolar AS, Ini Penyebabnya […]