Bursa Asia Kompak Menguat
Kinerja positif IHSG juga sejalan dengan pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang kompak menghijau pada perdagangan hari ini.
- Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 0,59%
- Nikkei (Jepang) melonjak 1,5%
- Shanghai Composite (China) terkerek 0,42%
- Straits Times (Singapura) menguat 0,26%
Kenaikan indeks Asia ini didorong oleh optimisme investor terhadap pemulihan ekonomi global dan prospek penurunan suku bunga lanjutan oleh The Federal Reserve (The Fed) di Amerika Serikat. Sinyal positif dari bursa regional turut memberikan sentimen penguatan bagi pasar saham domestik, terutama pada sektor keuangan dan properti.
Empat Saham Melesat hingga Mentok ARA
Dalam euforia kenaikan IHSG, terdapat empat saham yang melesat hingga mentok batas auto rejection atas (ARA) dan menempati posisi teratas dalam daftar top gainers. Kenaikan harga keempat saham ini berkisar antara 20% hingga 34%, yang mencerminkan euforia investor terhadap kinerja dan prospek masing-masing emiten.
Berikut daftar lengkap saham ARA hari ini:
- PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC)
- Naik 34,94% menjadi Rp 112 per saham.
- Kenaikan ini terjadi setelah kabar ekspansi lini produk roti siap saji dan rencana distribusi nasional pada 2026.
- PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
- Menguat 24,81% ke level Rp 1.635 per saham.
- Sentimen positif datang dari laporan kinerja kuartal III yang mencatat kenaikan laba bersih dua digit.
- PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN)
- Meningkat 24,62% ke posisi Rp 810.
- Kenaikan didorong kabar rencana kerja sama proyek infrastruktur energi dengan perusahaan BUMN.
- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
- Melejit 20% menjadi Rp 12.600.
- Saham RISE diuntungkan oleh ekspektasi peningkatan permintaan properti di wilayah penyangga IKN serta stabilnya sektor konstruksi.
Kenaikan keempat saham ini ikut memberi kontribusi terhadap penguatan indeks sektor industri dan properti di IHSG hari ini.
Saham-Saham Tertekan hingga ARB
Selain saham-saham yang mencetak ARA, terdapat pula sejumlah saham yang jatuh hingga batas auto rejection bawah (ARB) dan masuk daftar top losers.
Berikut daftar saham yang paling tertekan pada sesi I:
- PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) turun 15% ke level Rp 476 per saham.
- PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) anjlok 14,92% menjadi Rp 308.
- PT Pakuan Tbk (UANG) jatuh 14,88% ke harga Rp 2.860.
- PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) melemah 14,81% menjadi Rp 460.
- PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) terpangkas 14,4% ke Rp 214.
Tekanan pada saham-saham ini disebabkan oleh kombinasi faktor teknikal dan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli tajam pada pekan sebelumnya.




[…] Rekor Baru! IHSG Tembus 8.312, Empat Saham Melesat Tajam […]