jelajahtechno.com — Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi sorotan utama pelaku pasar modal. Setelah sempat melemah dalam beberapa pekan terakhir, KB Valbury Sekuritas menilai saat ini merupakan momen emas untuk masuk ke saham BBCA, karena valuasinya sedang tergolong murah dengan potensi cuan hingga 47,7%.
Rekomendasi Buy on Weakness dari KB Valbury Sekuritas
Dalam riset yang dirilis Minggu (19/10/2025), KB Valbury Sekuritas memberikan rekomendasi buy on weakness alias beli saat harga saham melemah.
Analis KB Valbury Sekuritas, Akhmad Nurcahyadi, menyebutkan level entry price ideal saham BBCA berada di Rp 7.350–Rp 7.500 dengan target harga harian Rp 7.600.
“Waspadai jika harga menembus Rp 7.350. Stop loss disarankan di level Rp 7.100,” tulis Akhmad dalam risetnya.
Secara teknikal, resistance (batas atas) saham BBCA berada di Rp 7.600, sementara support (batas bawah) di Rp 7.350.
Baca juga : Saham Sawit BWPT Murah Banget, Potensi Naik 39% Menurut UOB Kay Hian
Kinerja Saham BBCA di Pasar
Pada perdagangan Jumat (17/10/2025), saham BBCA ditutup menguat 2,7% ke Rp 7.500. Dalam sepekan terakhir, saham bank swasta terbesar di Indonesia ini naik 1,35%, meski secara bulanan masih turun 5,3%.
Namun, secara year to date (ytd), saham BBCA tercatat turun 22,4%. Penurunan tersebut dinilai tidak mencerminkan fundamental perusahaan yang masih sangat kuat.
Valbury menilai tekanan harga BBCA lebih disebabkan oleh sentimen makro global dan aksi profit taking investor asing, bukan pelemahan dari sisi fundamental.
Kinerja Fundamental Masih Solid
Dari sisi kinerja, BBCA menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang Januari–Agustus 2025.




[…] Rekomendasi Saham BBCA: Beli Saat Turun, Target Cuan 47% dari KB Valbury […]