spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Rahasia Copywriter: Cara Bikin Topik Biasa Jadi Tulisan Luar Biasa

4. Sisipkan Cerita Pribadi

Tulisan dengan kisah pribadi terasa lebih manusiawi dan autentik.
Daripada menulis teori yang bisa ditemukan di mana-mana, ceritakan pengalaman nyata—baik sukses maupun gagal.

Contoh:
“Saya pernah membuka toko online dropship dan sempat rugi karena produk salah kirim. Tapi dari situ, saya belajar pentingnya sistem manajemen stok.”

Cerita seperti ini:

  • Membuat pembaca merasa dekat dan percaya.
  • Memberi pelajaran praktis tanpa menggurui.
  • Menonjolkan sisi “real” di tengah banjir konten generik.

Khusus di Indonesia, gaya bercerita (storytelling copywriting) cocok untuk membangun hubungan emosional—terutama di media sosial, blog personal, dan konten UMKM.

5. Ubah Format Tulisan

Jangan selalu terjebak dalam format artikel biasa.
Coba ubah bentuk penyajian konten, misalnya:

  • Infografik: ringkas, visual, mudah dibagikan di media sosial.
  • Checklist: disukai pembaca sibuk.
  • Thread atau carousel: cocok untuk LinkedIn dan Instagram.
  • Video pendek (1 menit): bisa jadi teaser artikel di TikTok atau YouTube Shorts.

Bahkan di tulisan panjang pun, kamu bisa bermain format:

  • Pakai listicle (seperti artikel ini).
  • Buat subjudul yang menggoda.
  • Sisipkan dialog ringan.
  • Gunakan paragraf pendek (maksimal tiga baris).

Contoh:

Tahu nggak kenapa kontenmu sepi engagement?

Mungkin karena kamu menulisnya seperti laporan skripsi.

Format yang cair dan visual memudahkan pembaca modern—yang cenderung skimming dan cepat bosan.

6. Fokus pada Satu Aspek Kecil

Topik terasa generik karena terlalu luas.
Solusinya: persempit fokus pada satu bagian kecil tapi spesifik.

Contoh:

  • “Digital Marketing untuk Pemula” → “Cara Optimalkan Iklan Facebook untuk Restoran Lokal”
  • “Cara Menjadi Freelancer” → “Bagaimana Freelancer Pemula Menentukan Tarif Pertama”
  • “Tips Menulis Blog” → “Rahasia Menulis Headline yang Bikin Pembaca Klik”

Menulis lebih dalam pada satu elemen:

  • Membuat tulisanmu terlihat lebih ahli.
  • Menghasilkan banyak variasi konten dari satu topik besar.
  • Memberi peluang ranking lebih tinggi di SEO (long-tail keywords).

Di era konten padat seperti sekarang, spesialisasi = diferensiasi.

7. Manfaatkan Newsjacking (Tren dan Peristiwa Aktual)

Cara terakhir: hubungkan topikmu dengan berita atau tren terkini.
Teknik ini disebut newsjacking—mengaitkan topik yang kamu tulis dengan sesuatu yang sedang viral.

Contoh:

  • Saat musim pemilu: “Apa yang Bisa Pebisnis Pelajari dari Strategi Kampanye Politik?”
  • Saat konser Coldplay: “Pelajaran Branding dari Fenomena Tiket Coldplay”
  • Saat Ramadan: “Strategi Produktivitas di Bulan Puasa yang Nggak Bikin Burnout”

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles