Contoh:
- Jika Anda punya toko kopi, buat survei kecil tentang “jenis minuman paling populer tahun ini” dan bagikan hasilnya.
- Jika Anda menjalankan bisnis online, bagikan statistik “berapa banyak pelanggan yang datang dari media sosial.”
- Dari data kecil seperti ini, Anda bisa membuat banyak variasi konten: infografis, tips, carousel, atau video edukatif.
Konten berbasis data cenderung lebih dipercaya, karena memberikan bukti konkret. Di sisi lain, Anda juga bisa mengubah hasil survei atau insight bisnis menjadi konten storytelling yang menarik, misalnya “Bagaimana kami menjual 1.000 produk hanya dengan promosi organik di Instagram.”
3. Tampilkan Proses di Balik Layar (Behind The Scenes)
Salah satu strategi paling kuat untuk membangun kedekatan dengan audiens adalah memperlihatkan sisi manusia di balik bisnis Anda. Orang lebih percaya pada bisnis yang punya wajah, cerita, dan emosi.
Konten behind the scenes tidak harus rumit. Justru, semakin alami, semakin baik.
Ide konten behind the scenes yang bisa Anda coba:
- “Sehari di balik layar.” Tampilkan aktivitas harian tim Anda, dari proses produksi, packing pesanan, hingga interaksi dengan pelanggan.
- “Proses pembuatan produk.” Misalnya, cara membuat sabun handmade, memanggang roti, atau mendesain produk digital.
- “Tour tempat kerja.” Meski bisnis Anda dijalankan dari rumah, audiens tetap tertarik melihat lingkungan kerja yang autentik.
- “Meet the team.” Kenalkan anggota tim dengan gaya santai. Bisa lewat video pendek, carousel, atau live Q&A.
- “Testimoni pelanggan.” Tampilkan video pelanggan yang puas atau unboxing produk Anda.
Platform terbaik untuk jenis konten ini adalah Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts. Tidak perlu kamera profesional — cukup ponsel dan pencahayaan yang baik sudah cukup.
Brand seperti Paynter Jacket Co. berhasil membangun komunitas setia hanya dengan membagikan proses kerja mereka di balik layar. Mereka rutin berbagi kisah bagaimana produk dibuat, siapa yang mengerjakannya, dan cerita di balik tiap desain. Hasilnya? Produk mereka sering sold out hanya dalam hitungan menit.
4. Permudah Proses Pembuatan Konten
Membuat konten baru setiap hari memang ideal, tapi bukan satu-satunya cara untuk konsisten. Kuncinya adalah menemukan cara agar pembuatan konten terasa ringan dan efisien.
Berikut beberapa cara praktis yang bisa Anda terapkan:
- Kurasi konten dari sumber lain. Jika menemukan artikel, gambar, atau infografis menarik yang relevan dengan industri Anda, bagikan kembali dengan menambahkan opini singkat.
- Gunakan ekstensi browser seperti Buffer atau Later. Anda bisa langsung menjadwalkan konten saat menemukan ide di internet tanpa harus buka banyak aplikasi.
- Gunakan template desain. Buat template visual di Canva atau Visme agar tampilan feed tetap konsisten tanpa harus mendesain ulang tiap kali.
- Gunakan AI sebagai asisten kreatif. ChatGPT, Gemini, atau Jasper bisa membantu membuat caption, ide posting, hingga hashtag relevan hanya dalam hitungan detik.
💡 Pro tip: Sisihkan waktu 30 menit dua kali seminggu untuk membuat konten secara batch. Dengan begitu, Anda bisa menjadwalkan semua posting untuk seminggu ke depan tanpa stres setiap hari.




[…] Rahasia Bisnis Kecil Sukses di Instagram dan TikTok […]
[…] Rahasia Bisnis Kecil Sukses di Instagram dan TikTok […]