Peluang Kolaborasi yang Bisa Digarap
Berdasarkan diskusi awal antara Inachamhk dan Pintu, berikut beberapa area yang potensial untuk dikembangkan bersama.
1. Pertukaran Teknologi Blockchain & Back-End
Hong Kong memiliki pengalaman pengembangan blockchain institusional dan regulasi infrastruktur finansial digital yang mapan. Platform seperti Pintu dapat memanfaatkan teknologi dari sana untuk memperkuat keamanan platform, pemrosesan transaksi, dan integrasi lintas negara.
2. Integrasi Platform & Akses Pasar
Kemitraan dapat mencakup integrasi sebagian layanan Pintu dengan ekosistem Hong Kong, seperti akses ke bursa kripto Hong Kong, listing token, atau fasilitas cross-listing antar platform.
3. Kolaborasi Riset & Inovasi
Diskusi riset bersama di bidang DeFi, tokenisasi aset (real world assets), stablecoin, serta penggunaan AI dalam manajemen risiko bisa menjadi proyek bersama yang saling menguntungkan.
4. Dukungan Regulasi & Pemahaman Kebijakan
Kolaborasi dengan pelaku industri Hong Kong bisa membantu Pintu memahami best practice regulasi dan compliance internasional, serta mempersiapkan ekspansi ke pasar Hong Kong atau kawasan lain.
Kekuatan Pintu sebagai Fondasi Kolaborasi
Beberapa poin kekuatan Pintu yang mendukung peluang kerja sama ini:
- Pintu sudah memiliki izin Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari BAPPEBTI, menjadikannya salah satu platform kripto paling legal dan diatur di Indonesia.
- Aplikasi ini menawarkan akses ke ratusan aset kripto, fitur trading, staking, dan antarmuka yang ramah pengguna.
- Pintu tercatat sebagai salah satu platform yang disorot oleh Chainalysis dalam studi penggunaan blockchain di Asia, terkait kemampuan platform-nya dan adopsi pengguna.
- Reputasi regulasi dan kepatuhan Pintu semakin kuat: platform ini menjadi salah satu yang mendapat lisensi penuh di Indonesia.




[…] Pintu Indonesia Jajaki Kemitraan Kripto dengan Hong Kong […]