spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pasar Kripto Indonesia Melesat, Transaksi Sentuh Rp 446 Triliun!


jelajahtechno.com — Industri aset kripto di Indonesia kembali menunjukkan geliat positif. Berdasarkan laporan terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total nilai transaksi aset kripto nasional telah menembus Rp 446,55 triliun hingga September 2025. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa ekosistem digital di Tanah Air semakin matang dan diminati masyarakat luas.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini tidak hanya mencerminkan kenaikan volume transaksi, tetapi juga kepercayaan investor terhadap sistem investasi kripto yang semakin aman, teregulasi, dan transparan.

“Pertumbuhan pasar kripto bukan sekadar soal angka transaksi, melainkan cerminan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme investasi digital yang terpercaya,” ujar Antony dalam keterangan resminya, Jumat (24/10/2025).

Lonjakan Pasar Spot dan Derivatif

Jika diurai lebih rinci, data menunjukkan bahwa pasar spot mencatat transaksi senilai Rp 136,31 triliun pada kuartal III 2025, naik 16% dibandingkan kuartal sebelumnya yang berada di angka Rp 117,52 triliun.

Sementara itu, pasar derivatif mengalami kenaikan yang jauh lebih agresif, yakni Rp 52,71 triliun, atau meningkat 118% dibandingkan kuartal II 2025. Kenaikan tajam pada dua sektor ini menunjukkan adanya aktivitas perdagangan kripto yang semakin dinamis — tidak hanya dari kalangan ritel, tetapi juga dari investor institusional.

“Permintaan yang stabil baik dari investor ritel maupun institusi menandakan bahwa pasar kripto di Indonesia telah mencapai tahap kedewasaan,” ungkap Antony.

Indodax Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

Sebagai salah satu bursa aset kripto terbesar di Indonesia, Indodax mencatat pertumbuhan signifikan dari sisi volume perdagangan dan jumlah pengguna aktif. Menurut data internal, volume transaksi tahun berjalan (YTD) hingga 20 Oktober 2025 mencapai Rp 164,2 triliun, naik 93,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah pengguna aktif juga menembus 18,08 juta akun per Agustus 2025, menandakan penetrasi pasar yang semakin luas — dari kalangan investor pemula hingga lembaga finansial besar.

“Likuiditas pasar domestik tumbuh seiring meningkatnya aktivitas trading dan diversifikasi aset digital,” tambah Antony.

Baca juga : Trump Beri Grasi ke CZ, Harga Bitcoin Langsung Naik Tajam

Tanda Kedewasaan Ekosistem Kripto Nasional

Menurut pengamat industri, lonjakan pasar derivatif dan spot ini bukan hanya angka statistik semata, melainkan indikator bahwa investor Indonesia semakin memahami mekanisme investasi digital. Pasar derivatif yang tumbuh pesat menandakan bahwa investor mulai memanfaatkan instrumen lanjutan seperti leverage, futures, dan perpetual contracts untuk mengoptimalkan peluang keuntungan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles