- Gunakan sebagai panduan, bukan aturan sakral. Jika kamu merasa perlu memutar urutan, lakukan saja. Kreativitas justru tumbuh dari fleksibilitas.
- Tambahkan sentuhan personal. Gunakan gaya bicaramu, humor, atau pengalaman pribadi.
- Uji hasilnya. Gunakan A/B testing pada headline atau CTA untuk menemukan versi paling efektif.
- Adaptasi untuk platform berbeda. AIDA untuk landing page, PAS untuk iklan singkat, dan 4P’s untuk storytelling panjang.
Mengapa Formula Copywriting Masih Relevan di Era AI
Di zaman sekarang, bahkan AI seperti ChatGPT pun sering menggunakan struktur dasar seperti PAS atau AIDA dalam menghasilkan konten.
Namun, manusia tetap unggul dalam menghadirkan konteks dan empati. Formula hanya memberi kerangka — yang membuat perbedaan nyata adalah suara dan kepribadian penulisnya.
Itulah sebabnya, copywriting formula adalah “smart system”, bukan kecurangan.
Baca juga : Charity Copywriting 101: Seni Menulis untuk Tujuan Sosial
Kesimpulan
Formula copywriting adalah peta jalan yang memandu kreativitas.
Alih-alih mengekang, ia justru membantu kita menulis lebih cepat, efisien, dan efektif.
Gunakan PAS saat ingin menggelisahkan pembaca, AIDA untuk menggiring emosi hingga aksi, dan 4P’s untuk memperkuat kredibilitas.
Formula tidak membuatmu penulis biasa. Ia menjadikanmu penulis strategis—yang tahu cara membangun pesan persuasif berbasis psikologi manusia.
Dan seperti kata Belinda dan Kate di akhir podcast:
“Formula bukan pengganti kreativitas — tapi jembatan menuju copy yang lebih kuat.”
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa itu formula copywriting?
Formula copywriting adalah struktur menulis yang membantu menyusun pesan iklan agar lebih persuasif, misalnya PAS, AIDA, dan 4P’s.
2. Apakah menggunakan formula dianggap tidak kreatif?
Tidak. Formula hanya memberi arah. Kreativitas justru muncul dari cara kamu mengeksekusinya.
3. Kapan sebaiknya menggunakan formula PAS?
Gunakan PAS ketika kamu ingin menyoroti masalah dan menawarkan solusi cepat, misalnya untuk iklan problem-solving atau campaign awareness.
4. Apa bedanya PAS dan AIDA?
PAS fokus pada masalah → emosi → solusi, sedangkan AIDA fokus pada atensi → minat → keinginan → tindakan.
5. Apa contoh penggunaan AIDA di media sosial?
Gunakan di caption Instagram: tarik perhatian di awal, beri manfaat, bangkitkan keinginan, dan akhiri dengan CTA seperti “klik link di bio”.
6. Apa formula copywriting paling cocok untuk landing page?
AIDA dan 4P’s paling ideal untuk struktur panjang seperti landing page atau email campaign.
7. Apakah formula bisa dipakai dalam video script?
Ya. AIDA dan PAS sering digunakan untuk alur video promosi, karena mengikuti pola emosi manusia.
8. Bagaimana jika formula terasa kaku?
Kombinasikan beberapa formula, atau tambahkan storytelling agar lebih natural.
9. Apakah AI bisa meniru formula ini?
Bisa, tapi tanpa konteks emosional manusia, hasilnya sering datar. Sentuhan manusia tetap penting.




[…] PAS vs AIDA: Mana Formula Copywriting yang Lebih Efektif? […]