2. Embed Video ke Website atau Blog
Menyematkan (embed) video ke dalam artikel atau halaman produk memang bukan backlink langsung, tapi tetap meningkatkan SEO video. Misalnya, jika Anda membuat video demo produk, sematkan video tersebut pada halaman produk di website. Hal ini meningkatkan engagement sekaligus relevansi konten.
3. Bagikan di Media Sosial
Promosi video di media sosial adalah langkah wajib. Walau sebagian besar tautan dari media sosial adalah nofollow, manfaatnya tetap besar untuk meningkatkan exposure dan potensi backlink.
Platform yang bisa dimanfaatkan: TikTok, Instagram, LinkedIn, Twitter, Facebook, Pinterest, hingga Reddit.
Tips tambahan: gunakan Pinterest Video Pins atau alat otomatisasi seperti Repurpose.io agar distribusi lebih cepat.
4. Buat Blog Post untuk Setiap Video
Setiap video bisa dijadikan bahan artikel di blog. Dengan begitu, Anda bukan hanya mengoptimalkan video di YouTube, tetapi juga membuat konten tambahan yang bisa mendatangkan backlink ke video.
Contoh: ringkas isi video dalam artikel, lalu kembangkan menjadi tulisan lengkap. Sertakan link video di dalamnya untuk interkoneksi.
5. Jawab Pertanyaan di Forum dan Q&A
Forum seperti Reddit atau Quora adalah tempat yang tepat untuk menaruh link video. Caranya, jawab pertanyaan dengan jawaban berkualitas, lalu sisipkan link video Anda sebagai referensi tambahan.
Anda juga bisa mencari pertanyaan populer lewat Answerthepublic.com, lalu buat video yang menjawab pertanyaan tersebut. Setelah itu, bagikan kembali ke forum terkait.
Optimasi Backlink di Dalam YouTube
Selain membangun backlink dari luar, Anda juga bisa menambahkan tautan di dalam channel YouTube itu sendiri.
- Channel: Tambahkan link ke website atau media sosial di banner dan bagian “About”.
- Deskripsi video: Letakkan link penting di baris pertama deskripsi agar langsung terlihat.
- YouTube Cards dan End Screens: Sisipkan link ke video lain, playlist, atau website (khusus channel yang sudah bergabung dengan YouTube Partner Program).



