spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Meta Perketat Keamanan WhatsApp, Penipu Online Siap-Siap Kalah Langkah

3. Perbaikan Kebijakan Anti-Penipuan

Sekecil apa pun celah keamanan akan terus disempurnakan melalui pembaruan sistem.

Meta berjanji fitur keamanan akan terus ditingkatkan tanpa mengurangi kenyamanan komunikasi

Tips Agar Tidak Jadi Korban Penipuan Online WhatsApp

Pengguna dapat mengambil langkah mandiri sebagai perlindungan tambahan.

Berikut panduan praktis:

✅ Jangan pernah berbagi kode OTP
✅ Hindari kirim foto KTP atau kartu bank ke siapapun
✅ Aktifkan Verifikasi Dua Langkah WhatsApp
✅ Pastikan screen sharing hanya dilakukan dengan orang tepercaya
✅ Waspadai iming-iming hadiah, undian, dan investasi cepat kaya
✅ Konfirmasi ke keluarga bila ada permintaan uang mendadak
✅ Laporkan akun mencurigakan

Perlindungan terbaik tetap berasal dari kewaspadaan penggunanya sendiri.

Baca juga : Cara Mengaktifkan Avatar Mico di Microsoft Copilot dan Fitur Rahasianya!

Kesimpulan – WhatsApp Kini Lebih Aman untuk Orang Tua

Fitur deteksi penipuan baru di WhatsApp menjadi langkah besar dalam memberikan rasa aman terhadap pengguna, terutama lansia. Dengan sistem peringatan otomatis dan teknologi AI yang mampu mengenali ancaman, risiko kerugian dapat ditekan lebih awal sebelum pelaku berhasil menjalankan aksinya.

Upaya keamanan ini juga diperkuat oleh kerjasama lintas perusahaan teknologi dan lembaga hukum internasional, menunjukkan bahwa perang terhadap penipuan online kini memasuki tahap lebih serius.

Meskipun begitu, edukasi keamanan digital tetap penting. Teknologi dapat membantu, tetapi kesadaran pengguna akan menjadi benteng terakhir.

FAQ: Penipuan Online WhatsApp

Apa itu penipuan online WhatsApp?
Perilaku kriminal digital menggunakan WhatsApp untuk mencuri uang atau data sensitif melalui manipulasi psikologis atau akses ilegal.

Bagaimana WhatsApp mendeteksi penipuan?
WhatsApp memakai AI untuk menganalisis pesan mencurigakan dan memberikan peringatan saat pengguna melakukan tindakan berisiko seperti berbagi layar.

Siapa yang paling sering jadi korban?
Pengguna lansia dan mereka yang kurang paham keamanan digital.

Apakah fitur ini sudah tersedia di Indonesia?
Meta belum menyampaikan jadwal spesifik. Peluncuran dilakukan bertahap secara global.

Apakah pelaku bisa tetap lolos?
Masih mungkin. Karena itu pengguna tetap harus waspada dan tidak membagikan informasi sensitif.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles