spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Kerja Sama Microsoft–OpenAI Memasuki Babak Baru Demi Superintelligence

Super AI humanis akan diterapkan untuk membantu tenaga medis mengambil keputusan klinis, mengurangi risiko kesalahan, hingga mempercepat diagnosis. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan profesional kesehatan.

3. Mesin untuk Mendorong Inovasi Ilmiah

AI dapat mempercepat penelitian fundamental, termasuk:

  • pengembangan energi terbarukan,
  • riset penyakit kompleks,
  • simulasi ilmiah skala besar,
  • dan otomatisasi eksperimen.

Microsoft menegaskan bahwa seluruh inovasi AI tetap harus dikembangkan dalam kerangka nilai kemanusiaan dan keselamatan global.

OpenAI dan Microsoft Perkuat Kolaborasi Menuju AGI

Restrukturisasi Besar OpenAI: Lahirnya OpenAI Foundation

OpenAI memasuki babak baru melalui restrukturisasi internal besar-besaran. Bagian nirlaba OpenAI kini menjadi:

  • OpenAI Foundation,
  • pemegang kendali penuh atas pencarian keuntungan OpenAI Group PBC.

Struktur baru ini dirancang untuk menyeimbangkan inovasi AI dengan tanggung jawab sosial. Foundation memegang:

  • ekuitas senilai USD 130 miliar (±Rp 2 kuadriliun),
  • kepemilikan sekitar 26% dari OpenAI Group,
  • mandat menyalurkan dana USD 25 miliar untuk riset penyakit dan ketahanan AI.

Microsoft Tambah Investasi dan Kuasai 27% OpenAI Group PBC

Microsoft memperbesar investasinya dengan memegang saham:

  • USD 137 miliar,
  • atau sekitar 27% dari OpenAI Group PBC.

Langkah ini membuat posisi Microsoft semakin strategis dalam keputusan pengembangan model dan roadmap AGI.

Dalam sebuah siaran langsung, CEO OpenAI Sam Altman dan Chief Scientist Jakub Pachocki menjelaskan arah masa depan perusahaan dan visi superintelligence.

Ketentuan Baru dalam Kemitraan Microsoft–OpenAI

Beberapa poin kerja sama baru yang sangat penting antara keduanya:

  1. Deklarasi AGI harus diverifikasi panel ahli independen.
  2. Kekayaan intelektual Microsoft berlaku hingga 2032, mencakup model pasca-AGI.
  3. OpenAI tetap boleh bekerja sama dengan pihak ketiga.
  4. Hak ekosistem Microsoft tidak mencakup hardware konsumen.

Model kolaborasi ini memberi kedua pihak fleksibilitas besar dalam pengembangan super AI masa depan.

Peta Jalan OpenAI: Kejar Superintelligence dan Otomatisasi Penelitian Ilmiah

OpenAI dan Microsoft kini memiliki visi serupa: menghadirkan super AI yang melampaui kecerdasan manusia di hampir semua bidang.

Fokus pengembangan meliputi:

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles