jelajahtechno.com — Kehadiran smartphone layar lipat milik Apple terus menjadi topik hangat di dunia teknologi. Perangkat yang sering disebut sebagai iPhone Fold ini dikabarkan akan menjadi inovasi terbesar Apple dalam kategori iPhone sejak kehadiran Face ID dan layar penuh pada 2017. Namun kabar terbaru menyebutkan bahwa peluncuran iPhone Fold tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
Menurut laporan analis terkemuka Ming-Chi Kuo, Apple memutuskan untuk menunda peluncuran iPhone Fold hingga tahun 2027. Keputusan ini menjadi pukulan bagi penggemar setia Apple yang menantikan kehadiran pesaing langsung dari perangkat lipat Samsung dan Google.
Sebelumnya, rumor menyebutkan bahwa Apple akan memperkenalkan iPhone Fold pada 2026, bahkan beberapa leaker menyebut peluang rilis terbatas pada akhir 2025. Namun berbagai tantangan teknis membuat jadwal peluncuran harus direvisi.
Keterlambatan ini dianggap sebagai strategi menjaga reputasi kualitas Apple. Perusahaan berbasis di Cupertino tersebut memilih untuk memastikan perangkat lipat ini benar-benar matang sebelum memasuki pasar yang kini terus berkembang.
Masalah Engsel Jadi Kendala Utama Pengembangan iPhone Fold

Salah satu penyebab utama penundaan adalah komponen engsel, bagian paling penting dari perangkat lipat. Apple ingin memastikan engsel iPhone Fold memiliki ketahanan jauh lebih baik dibandingkan produk kompetitor yang sering memiliki masalah kerutan layar atau celah masuknya debu.
Kuo menyebutkan bahwa struktur engsel iPhone Fold masih dalam tahap penyempurnaan agar mampu bertahan selama bertahun-tahun penggunaan tanpa degradasi visual.
Harga komponen yang dipakai juga menjadi perhatian industri. Menurut analis tersebut:
• Harga engsel diperkirakan hanya sekitar USD 70–80
• Lebih murah dari perkiraan sebelumnya, menunjukkan efisiensi produksi meningkat
• Foxconn dan Shin Zu Shing akan memenuhi 65% kebutuhan engsel
• Amphenol menyuplai sisa 35% komponen
• Luxshare-ICT akan mulai terlibat setelah 2027
Keputusan ini memperlihatkan Apple ingin mengendalikan lini produksi agar sesuai standar premium mereka.
Baca juga : Liquid Glass di iOS 26.1 Kini Bisa Dikustomisasi: Ini Caranya
Produksi Massal Direncanakan Mulai Akhir 2026
Mengutip laporan The Elec asal Korea Selatan, Mizuho Securities Jepang mencatat bahwa Apple menargetkan produksi massal iPhone Fold pada kuartal ketiga 2026. Periode itu kemungkinan juga akan berbarengan dengan debut iPhone 18 series.
Namun analis menilai bahwa produksi awal masih sangat terbatas. Jika dipaksakan rilis 2026, Apple hanya mampu memproduksi 5–7 juta unit pada tahap awal. Jumlah ini jauh lebih kecil dibanding penjualan iPhone flagship biasanya.
Dengan pertimbangan tersebut, Apple menilai peluncuran pada 2027 akan jauh lebih ideal dan memberi ruang optimalisasi produksi yang lebih matang.
Material Premium ala iPhone 17 Pro akan Dipakai
Meski masih dalam tahap desain, sejumlah bocoran menyebutkan bahwa Apple akan mengusung material kelas atas pada iPhone Fold.
Informasi terbaru dari Mark Gurman (Bloomberg) serta Kuo menyebut:
• Frame bodi menggunakan campuran titanium dan aluminium
• Pilihan lain: full titanium untuk daya tahan tinggi
• Engsel memakai material titanium-aluminium
• Ketahanan fisik lebih kuat dibanding smartphone lipat lainnya



