Bagi kreator Indonesia, ini berarti konten berbahasa Indonesia atau menggunakan tren lokal akan lebih mudah menjangkau audiens dalam negeri.
Jenis Konten yang Tidak Ditampilkan Algoritma TikTok
TikTok memiliki pedoman komunitas yang ketat. Jika melanggar, konten Anda bisa dibatasi atau bahkan dihapus. Beberapa jenis konten yang dilarang meliputi:
- Ujaran kebencian atau diskriminasi.
- Konten berbau pornografi, dewasa, atau kekerasan.
- Tantangan berbahaya yang bisa mencelakai pengguna.
- Informasi menyesatkan atau hoaks.
- Konten perjudian dan narkoba.
- Promosi produk tanpa transparansi (iklan tersembunyi).
- Video dengan watermark aplikasi lain.
Jika video Anda sering melanggar pedoman ini, kemungkinan besar akun akan sulit masuk FYP.
Tips Mengoptimalkan Konten Agar Masuk FYP TikTok
Setelah memahami cara kerja algoritma, kini saatnya menerapkan strategi yang tepat. Berikut adalah tips agar konten Anda lebih mudah viral:
1. Fokus pada Minat Anda
Konten yang dibuat dengan passion biasanya lebih otentik dan menarik. Misalnya, jika Anda suka kuliner, buatlah konten review makanan atau resep sederhana. Audiens bisa merasakan ketulusan dan keaslian dalam video, sehingga engagement lebih tinggi.
2. Optimalkan 3 Detik Pertama
TikTok sangat menekankan watch time. Jika pengguna langsung scroll di awal, video Anda dianggap tidak menarik. Oleh karena itu, pastikan tiga detik pertama video mampu memikat perhatian. Bisa dengan teks overlay yang menarik, pertanyaan unik, atau visual mengejutkan.
3. Gunakan Caption dan Hashtag Relevan
Caption singkat namun jelas akan membantu algoritma memahami isi video. Jangan lupa sertakan 3–5 hashtag yang relevan, campuran antara hashtag populer (#fyp, #tiktokindonesia) dan hashtag niche (#reseprumahan, #umkmindonesia). Hindari penggunaan hashtag terlalu banyak karena dianggap spam.
4. Konsistensi Posting
Agar algoritma mengenali Anda sebagai kreator aktif, usahakan posting konten secara konsisten. Minimal 3–4 kali dalam seminggu. Tidak harus setiap hari, yang penting teratur dan berkualitas.
5. Prioritaskan Kualitas Video
Pencahayaan, suara, dan kualitas gambar memengaruhi daya tarik konten. Tidak perlu kamera mahal, ponsel dengan kamera bagus sudah cukup. Gunakan editing sederhana agar video lebih enak ditonton.
6. Ikuti Tren dengan Gaya Sendiri
Tren di TikTok cepat berganti. Anda bisa mengikuti challenge atau sound viral, namun beri sentuhan khas agar berbeda dari yang lain. Misalnya, UMKM makanan bisa ikut tren “review jujur” dengan produk mereka sendiri.




[…] FYP TikTok 2025: Strategi Konten yang Disukai Algoritma […]