Selain media sosial, strategi digital marketing juga mencakup:
- SEO (Search Engine Optimization) agar website sekolah muncul di Google.
- Google Ads & Facebook Ads untuk promosi pendaftaran.
- Email marketing untuk nurture calon siswa.
3. Bangun Website yang Mobile-Friendly
Sebagian besar orang tua dan siswa mengakses informasi lewat smartphone. Pastikan website lembaga:
- Cepat diakses (loading <3 detik).
- Menyediakan formulir pendaftaran online.
- Menampilkan informasi lengkap dan mudah dibaca.
4. Buat Konten Video
Video adalah media paling kuat dalam marketing pendidikan. Beberapa ide konten video:
- Virtual tour sekolah/kampus.
- Testimoni alumni.
- Webinar gratis dengan dosen atau guru.
- Tutorial belajar singkat.
5. Optimalkan Review dan Testimoni Siswa
Di Indonesia, orang tua sering melihat ulasan online sebelum memilih sekolah. Dorong siswa/alumni untuk memberikan review di Google Maps, website resmi, atau media sosial.
6. Jalankan Email Marketing Campaign
Email marketing masih efektif, terutama untuk:
- Mengingatkan calon siswa soal jadwal pendaftaran.
- Mengirim newsletter berisi tips belajar.
- Memberi informasi beasiswa atau event.
7. Personalisasi Konten Sesuai Target
Segmentasikan audiens Anda:
- Orang tua → konten tentang kualitas pendidikan & keamanan.
- Siswa SMA → konten tentang prospek karier & kehidupan kampus.
- Profesional → konten tentang fleksibilitas kelas online.



