jelajahtechno.com — Apple Watch bukan sekadar jam tangan pintar. Di Indonesia, perangkat ini telah berkembang menjadi asisten kesehatan pribadi yang membantu pengguna memantau kondisi fisik dan mental secara real-time. Dengan rangkaian fitur medis tingkat lanjut—mulai dari detak jantung, ECG, tidur, saturasi oksigen, deteksi jatuh, hingga kesehatan mental—Apple Watch kini menjadi salah satu wearable terbaik untuk menunjang gaya hidup sehat.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 10 fitur kesehatan Apple Watch paling penting, cara kerjanya, siapa yang membutuhkan, serta bagaimana fitur-fitur ini bisa membantu mengubah rutinitas kesehatan Anda.
Baca juga : Cara Mengatasi Apple Watch Tidak Mengisi Daya (Aman & Terbukti)
1. Pemantauan Detak Jantung & Notifikasi Risiko
Heart Rate Monitoring adalah fitur kesehatan dasar yang dimiliki semua model Apple Watch. Sensor optik memantau detak jantung sepanjang hari dan memberi notifikasi jika terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak beraturan.
Ini bermanfaat bagi pengguna dengan riwayat jantung berdebar, tekanan darah tidak stabil, hingga pengguna dengan aktivitas fisik intens.
2. ECG (Elektrokardiogram)
ECG tersedia untuk Series 4 ke atas dan Apple Watch Ultra. Dengan fitur ini Anda bisa merekam ritme jantung dalam 30 detik dan mengirimkan hasilnya ke dokter.
Fitur ini sangat penting di Indonesia, terutama karena penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi.
3. Pemantauan Saturasi Oksigen (Blood Oxygen)
Tersedia pada Series 6 ke atas. Blood Oxygen membantu memantau kesehatan paru-paru, sesak napas, performa olahraga, hingga kualitas tidur.
Sangat cocok untuk pengguna dengan asma, alergi, atau tinggal di kota dengan polusi tinggi.




[…] Daftar Fitur Kesehatan Apple Watch untuk Bantu Hidup Lebih Sehat […]