spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Chery Investasi Rp 5,2 Triliun di Indonesia, Siap Bangun Pabrik Mobil Listrik

Prospek Industri EV Indonesia: Menuju Ekspor Regional

Dengan semakin banyaknya produsen global yang berinvestasi, Indonesia kian mendekati target menjadi pusat ekspor EV di Asia Tenggara.
Selain Chery, sejumlah pabrikan besar seperti BYD, Hyundai, Wuling, dan VinFast juga telah berkomitmen mengembangkan pabrik kendaraan listrik di Indonesia.

Kemenperin memperkirakan, kapasitas produksi kendaraan listrik Indonesia dapat mencapai 1 juta unit per tahun pada 2030, dengan 30–40% di antaranya disiapkan untuk ekspor ke pasar ASEAN.

Langkah Chery yang menempatkan Indonesia sebagai basis ekspansi Asia Tenggara dipandang strategis, mengingat populasi besar, permintaan domestik yang kuat, serta dukungan regulasi yang kondusif.

Baca juga : Wall Street Melemah, Trump Serang China Soal Kedelai: Ketegangan Dagang Memanas Lagi

Kesimpulan: Komitmen Chery Jadi Sinyal Positif Bagi Masa Depan EV Nasional

Investasi senilai Rp 5,2 triliun dari Chery bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan wujud nyata dukungan terhadap transisi energi bersih di Indonesia.
Dengan target menjadi pusat manufaktur EV di kawasan, Indonesia kini semakin siap memasuki era mobilitas listrik global.

Pemerintah optimistis langkah Chery akan memperkuat daya saing industri otomotif nasional sekaligus menarik lebih banyak investor ke sektor kendaraan listrik.

“Dengan kerja sama erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat, kita bisa wujudkan Indonesia sebagai pemain utama di industri mobil listrik dunia,” pungkas Menperin Agus Gumiwang.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Investasi Chery

1. Berapa total nilai investasi Chery di Indonesia?
Total investasi mencapai Rp 5,2 triliun, dilakukan secara bertahap hingga 2030.

2. Apa tujuan utama investasi ini?
Untuk memperkuat produksi kendaraan listrik di Indonesia dan menjadikan negara ini sebagai basis ekspor EV ke ASEAN.

3. Teknologi apa saja yang dikembangkan Chery?
Chery mengembangkan Full Hybrid, Plug-in Hybrid, dan Electric Vehicle (EV) dalam program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

4. Bagaimana dampaknya bagi ekonomi Indonesia?
Investasi ini akan menciptakan lapangan kerja baru, transfer teknologi, dan memperkuat rantai pasok industri otomotif.

5. Apakah penjualan mobil listrik di Indonesia meningkat?
Ya, pangsa pasar mobil listrik naik dari 0,08% pada 2021 menjadi 10,22% pada 2025, menandakan adopsi yang semakin pesat.

Sumber Rujukan

  • Kementerian Perindustrian RI, Siaran Pers 15 Oktober 2025
  • CNBC Indonesia, “Chery Siap Investasi Rp 5,2 Triliun untuk Produksi EV di Indonesia”
  • BloombergNEF Asia Electric Vehicle Outlook 2025
  • Data Gaikindo, Penjualan EV Indonesia 2021–2025

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles