- Edukasi (tips, tutorial, artikel singkat)
- Hiburan (meme relevan, kuis interaktif)
- Promosi (diskon, flash sale, produk baru)
- Testimoni pelanggan
Gunakan variasi foto, video, carousel, hingga live streaming.
5. Terapkan Aturan Konten Media Sosial
Ada dua aturan populer yang bisa diterapkan:
- Rule of Thirds → 1/3 konten untuk edukasi, 1/3 untuk interaksi, 1/3 untuk promosi.
- Aturan 80/20 → 80% konten informatif & menghibur, 20% konten promosi.
Dengan ini, audiens tidak merasa “dihujani iklan” terus-menerus.
6. Posting di Waktu yang Tepat
Algoritma Facebook mempertimbangkan waktu posting. Beberapa rekomendasi:
- Hari kerja (Selasa–Jumat) → paling aktif.
- Jam 10 pagi – 12 siang dan 7–9 malam → engagement lebih tinggi.
- Hindari posting di Sabtu sore/malam karena audiens biasanya lebih sibuk dengan aktivitas offline.
Gunakan Facebook Insights untuk mengetahui kapan audiens Anda paling aktif.
7. Aktif Berinteraksi dengan Audiens
Balas komentar, pesan, dan tag dari audiens dengan cepat. Respons cepat meningkatkan trust dan memengaruhi algoritma agar konten Anda lebih sering muncul di feed.
Tips: gunakan fitur auto-reply Messenger untuk menjawab pertanyaan dasar (harga, jam buka, alamat).
8. Manfaatkan Facebook Ads
Facebook Ads memungkinkan Anda menjangkau audiens baru dengan lebih spesifik. Beberapa jenis iklan yang efektif:
- Boosted Post → cocok untuk meningkatkan jangkauan posting populer.
- Lead Ads → untuk mengumpulkan data pelanggan (email/nomor HP).
- Video Ads → meningkatkan engagement dan storytelling brand.
Selalu tentukan budget dan ukur hasil dengan Return on Ad Spend (ROAS).
9. Libatkan Karyawan & Brand Advocate
Dorong karyawan, reseller, atau komunitas loyal untuk ikut membagikan konten. Konten yang dibagikan orang nyata biasanya lebih dipercaya daripada sekadar iklan.




[…] Cara Sukses Facebook Marketing: 10 Tips Praktis untuk Pemula […]