jelajahtechno.com — Melakukan instal ulang Windows 11 sering kali menjadi solusi ampuh untuk mengatasi laptop atau PC yang melambat. Namun, setelah instal ulang selesai, semua pengaturan kembali ke kondisi default. Itu artinya, pengguna perlu melakukan beberapa konfigurasi ulang agar sistem tetap aman, nyaman, dan berjalan optimal.
Berikut adalah 7 langkah penting yang wajib dilakukan setelah instal ulang Windows 11.
1. Mencadangkan BitLocker Recovery Key
Setelah instal ulang, Windows 11 biasanya otomatis mengaktifkan Device Encryption. Semua data langsung terenkripsi untuk keamanan, tetapi ada risiko: jika sistem bermasalah, kamu bisa diminta memasukkan BitLocker Recovery Key berupa kode 48 digit.
Agar tidak terkunci dari data penting, segera lakukan backup kunci ini dengan cara:
- Masuk ke akun Microsoft → Devices → Manage BitLocker Keys.
- Simpan salinan kunci di lokasi aman, misalnya flashdisk atau cloud storage pribadi.
2. Aktifkan System Protection untuk Restore Point
Restore Point berguna sebagai “mesin waktu” Windows 11. Dengan fitur ini, kamu bisa mengembalikan sistem ke kondisi sebelumnya jika terjadi error setelah instal aplikasi atau update driver.
Cara mengaktifkannya:
- Ketik View advanced system settings di menu Start.
- Masuk tab System Protection.
- Pilih drive utama (C:), klik Configure, lalu aktifkan Turn on system protection.
- Alokasikan ruang 5–10% untuk menyimpan restore point, lalu klik Create.
Baca juga : Samsung Galaxy M15 5G, Ini Harga dan Fitur Andalannya
3. Perbarui Windows 11
Pembaruan sistem sangat penting setelah instal ulang. Windows Update biasanya langsung muncul dengan patch keamanan dan fitur terbaru.
Langkahnya:




[…] Cara Optimalkan Windows 11 Setelah Instal Ulang: 7 Tips Wajib […]