spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Cara Menulis Prompt Sora 2 Agar Video AI Terlihat Nyata


jelajahtechno.com — Bayangkan kamu bisa membuat video bergaya film Hollywood hanya dengan menulis beberapa kalimat. Sekarang hal itu benar-benar bisa dilakukan berkat Sora 2, teknologi video AI terbaru dari OpenAI.

Sora 2 bukan sekadar alat pembuat video otomatis, melainkan “sutradara digital” yang memahami logika gerak, pencahayaan, emosi, bahkan tekstur gambar. Hasilnya tidak hanya tampak realistis, tapi sering kali terasa lebih hidup daripada video sungguhan.

Teknologi ini kini menjadi senjata utama para kreator konten, filmmaker, hingga desainer produk untuk menciptakan iklan, film pendek, dokumenter mini, dan video promosi dengan hasil memukau — semuanya berawal dari satu hal sederhana: prompt.

Mengapa Prompt Sangat Penting di Sora 2

Dalam dunia video AI, prompt adalah “naskah” yang menjadi acuan utama model untuk menciptakan gambar bergerak. Pemilihan kata, urutan instruksi, dan gaya deskripsi sangat menentukan hasil akhir.

Sebuah prompt yang baik bisa mengubah video biasa menjadi mahakarya sinematik. Sementara prompt yang kurang detail bisa menghasilkan visual kabur atau tidak konsisten. Oleh karena itu, menulis prompt untuk Sora 2 perlu memperhatikan komposisi, pencahayaan, emosi, dan arah kamera — seperti layaknya seorang sutradara profesional.

Berikut panduan dan contoh 10 prompt terbaik untuk Sora 2 yang dapat kamu gunakan untuk menciptakan video AI sinematik, realistis, dan bernuansa profesional.

Baca juga : 10 Prompt Gemini AI untuk Ciptakan Foto Profesional Bergaya Kantoran dari Selfie

1. Product Reveal Mewah

Prompt:

“Video pendek sinematik menampilkan proses unboxing kamera mirrorless premium di atas meja kayu mengilap. Cahaya matahari pagi masuk dari jendela, debu melayang halus di udara, dan suara lembut magnet box terbuka.”

Gaya ini sangat cocok untuk video promosi produk berkelas. Tambahkan efek slow motion, suara klik kamera, dan color grading hangat untuk hasil yang elegan dan emosional.

Mood: profesional, hangat, berkelas.
Warna dominan: cokelat kayu, emas lembut, dan hitam glossy.

2. Studio Musik Bergaya Vintage

Prompt:

“Adegan di studio rekaman bergaya retro dengan pencahayaan tungsten lembut. Kamera bergerak perlahan menuju seorang penyanyi wanita berdiri di depan mikrofon kondensor klasik, suasana hangat dan intim.”

Gunakan efek film grain dan tone oranye-hangat agar video terasa seperti cuplikan film analog tahun 1980-an.

Mood: nostalgia, elegan, dan artistik.
Warna: kuning emas, mahoni, abu-abu arang.

3. Mini Dokumenter Tokyo Malam Hari

Prompt:

“Video vertikal berlatar kota Tokyo saat hujan malam. Seorang musisi jalanan berjalan di gang sempit penuh refleksi neon merah dan biru, membawa gitar dan menatap lampu kota.”

Tambahkan efek suara hujan, langkah kaki, dan petikan gitar lembut agar nuansa sendu terasa kuat.

Mood: urban, melankolis, sinematik.
Warna: cyan, crimson, abu gelap.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles