—-
Mengapa Engagement Rate Penting untuk Ecommerce?
Dalam dunia ecommerce, iklan yang menarik dan konten media sosial yang kreatif tidak akan ada artinya jika tidak menghasilkan interaksi. Engagement rate (ER) adalah salah satu metrik terpenting untuk menilai seberapa efektif konten Anda memengaruhi audiens.
Dengan menghitung engagement rate, Anda bisa mengetahui apakah konten hanya dilihat saja atau benar-benar membuat orang:
- Mengklik produk.
- Memberi komentar atau ulasan.
- Membagikan postingan ke teman.
- Menjadi pengunjung toko online.
- Bahkan melakukan pembelian.
Engagement rate membantu pelaku bisnis membuat keputusan berbasis data, bukan sekadar asumsi. Semakin tinggi angka ER, semakin kuat loyalitas audiens, konversi, dan visibilitas brand Anda.
Baca juga : Jam Terbaik Posting di Facebook 2025 agar Konten Cepat Viral
Apa Itu Engagement Rate?
Engagement rate adalah persentase tingkat interaksi audiens terhadap konten Anda dibandingkan dengan total ukuran audiens (followers atau impressions).
Interaksi (engagement) bisa berupa:
- Likes 👍
- Komentar 💬
- Share 🔄
- Klik link 🔗
- Save 📌
- Views atau watch time (untuk video)
Sebagai pemilik bisnis online, memahami engagement rate penting untuk:
- Mengevaluasi performa konten.
- Menentukan strategi pemasaran digital berikutnya.
- Meningkatkan retensi pelanggan.
- Mengoptimalkan alokasi biaya iklan.
Cara Menghitung Engagement Rate
Ada beberapa metode untuk menghitung engagement rate. Dua yang paling umum adalah berdasarkan jumlah followers dan berdasarkan jumlah impressions.
1. Berdasarkan Followers
Rumus:
Engagement rate = (Jumlah total engagement / Jumlah followers) x 100
📌 Contoh Kasus Instagram
Sebuah akun ecommerce punya 10.000 followers. Postingan produk terbaru mendapat:
- 350 likes
- 75 komentar
- 25 share



