Isu Privasi dan Keamanan
Kesuksesan TikTok juga diiringi kontroversi, terutama terkait keamanan data.
Pada Maret 2024, DPR Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang yang berpotensi melarang TikTok jika ByteDance tidak menjual kepemilikan kepada pihak AS. Beberapa negara seperti Kanada, Prancis, dan Australia juga membatasi penggunaan TikTok pada perangkat pemerintah.
Meski begitu, larangan penuh terhadap TikTok masih dalam perdebatan. Banyak pihak menilai aplikasinya terlalu berpengaruh secara budaya dan bisnis untuk benar-benar ditutup.
Fitur-Fitur Utama TikTok
TikTok memiliki beragam fitur yang membuatnya berbeda dari platform lain:
1. Video Recording dan Editing
Pengguna bisa merekam, memotong, dan mengedit video langsung dari aplikasi. Tidak perlu software tambahan untuk membuat konten menarik.
2. Stitch
Fitur ini memungkinkan pengguna menggabungkan video orang lain dengan video mereka sendiri. Cocok untuk memberi komentar, menjawab pertanyaan, atau menambahkan perspektif baru.
3. Duet
Mirip Stitch, namun formatnya side-by-side. Duet sering digunakan untuk bernyanyi bersama, menanggapi konten, atau sekadar membuat video interaktif.
4. TikTok Sounds
Perpustakaan musik dan efek suara sangat luas. Lagu atau audio yang sedang tren bisa menjadi kunci sebuah video masuk FYP.
5. Filters dan AR Effects
Dari filter kecantikan, stiker lucu, hingga efek augmented reality, semua bisa digunakan untuk mempercantik video.
6. Livestream
Dengan TikTok Live, pengguna bisa berinteraksi langsung dengan audiens secara real time, termasuk menerima pertanyaan atau hadiah virtual.
7. Direct Messaging
Pengguna bisa saling bertukar pesan pribadi, mirip dengan DM di Instagram.
Bagaimana Bisnis Bisa Memanfaatkan TikTok?
TikTok bukan sekadar aplikasi hiburan. Brand bisa menjadikannya sebagai alat marketing yang efektif. Berikut beberapa strategi:




[…] Cara Menggunakan TikTok 2025 untuk Bisnis dan Hiburan […]