Di Indonesia, banyak website masih dipenuhi pop-up, iklan berlebihan, dan auto-play video. Ini bikin bounce rate tinggi.
Optimasi UX dengan cara:
- Kurangi iklan mengganggu.
- Gunakan desain bersih dan navigasi jelas.
- Tambahkan Table of Content (Daftar Isi) untuk artikel panjang.
7. Tingkatkan E-A-T (Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness)
Google menilai siapa penulis artikel. Untuk topik kesehatan, keuangan, atau hukum (YMYL), penting untuk menampilkan profil penulis.
Tips:
- Tambahkan biodata penulis dengan keahlian relevan.
- Cantumkan referensi resmi (misalnya BPS, Bank Indonesia, Kominfo).
- Gunakan HTTPS agar website lebih dipercaya.
8. Perbarui Konten Lama
Artikel lama yang tidak diperbarui bisa dianggap usang. Praktik terbaik di Indonesia adalah update tahunan.
Contoh: “10 Laptop 5 Jutaan Terbaik 2023” → perbarui menjadi “2025” dengan menambah produk terbaru.
9. Hindari Keyword Stuffing
Masih banyak blogger Indonesia yang menjejalkan kata kunci berulang-ulang. Ini justru dianggap spam.
Gunakan variasi keyword:
- Keyword utama: “SEO penalty”
- Turunan: “cara mengatasi penalty Google”, “pemulihan trafik website”
- LSI keyword: “Google algorithm update”, “backlink audit”
10. Bangun Backlink Berkualitas
Daripada membeli backlink, lebih baik bangun backlink organik:
- Guest post di blog relevan.
- Menulis opini di media online lokal.
- Membuat infografis yang bisa di-share.
11. Pantau Update Algoritma Google
Google sering merilis update algoritma, misalnya Core Update 2024 yang menghantam banyak situs berita di Indonesia.
Gunakan sumber seperti Search Engine Journal atau grup SEO Indonesia di Facebook untuk update informasi.
12. Maksimalkan Google Search Console
Jangan abaikan notifikasi dari Google Search Console.
Di sana ada data penting:
- Manual action
- Crawl errors
- Coverage issues




[…] Cara Mengatasi SEO Penalty: 15 Strategi Terbukti dari Praktisi […]