spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Cara Mengatasi SEO Penalty: 15 Strategi Terbukti dari Praktisi


jelajahtechno.com — Banyak pemilik website atau blogger di Indonesia mendadak panik ketika melihat trafik anjlok drastis. Salah satu penyebab paling umum adalah SEO penalty—baik akibat update algoritma Google maupun tindakan manual karena melanggar pedoman webmaster.

Namun, jangan buru-buru menyerah. Dengan strategi yang tepat, website masih bisa pulih, ranking bisa kembali naik, bahkan lebih kuat dari sebelumnya. Artikel ini membahas 15 strategi terbukti yang dipakai praktisi SEO internasional dan bisa Anda adaptasi untuk konteks Indonesia.

1. Audit Backlink Secara Menyeluruh

Langkah pertama adalah melakukan backlink audit. Banyak website di Indonesia terkena penalty karena tautan dari situs spam, PBN (Private Blog Network), atau link jual-beli.

Gunakan Google Search Console, Ahrefs, atau Semrush untuk mengidentifikasi backlink berbahaya. Lakukan disavow melalui Google Disavow Tool, dan jika memungkinkan, hubungi webmaster untuk menghapus tautan spam tersebut.

Baca juga : Cara Meningkatkan Trafik Website dengan 8 Teknik SEO Teknis

2. Perbaiki Konten yang Tipis (Thin Content)

Google sangat sensitif terhadap konten tipis atau artikel hasil copy-paste. Di Indonesia, banyak blogger mengandalkan rewrite tanpa menambah value.

Solusinya: tingkatkan kualitas artikel dengan:

  • Menambah data, riset, dan contoh kasus lokal (misalnya: data e-commerce Indonesia).
  • Memperkuat konten dengan FAQ, infografis, dan internal link.
  • Gunakan minimal 1000–1500 kata per artikel pilar.

3. Hapus atau Gabungkan Artikel Duplikat

Website berita dan blog niche di Indonesia sering punya artikel dengan judul berbeda, tapi isi serupa. Ini bisa memicu duplicate content penalty.

Gabungkan artikel dengan topik mirip, lalu lakukan 301 redirect ke konten yang lebih kuat.

4. Optimalkan Struktur Teknis Website

Banyak situs lokal lambat karena hosting murah. Padahal kecepatan halaman sangat memengaruhi ranking.

Beberapa langkah teknis:

  • Gunakan hosting lokal yang cepat atau CDN seperti Cloudflare.
  • Pastikan website mobile-friendly (AMP opsional).
  • Periksa core web vitals (LCP, CLS, FID) di Google Search Console.

5. Perbaiki Internal Linking

Internal linking yang buruk membuat Google sulit memahami struktur website.

Buat silo konten:

  • Artikel pilar (misalnya: SEO untuk Pemula).
  • Artikel turunan (misalnya: Cara riset keyword, Teknik backlink, Optimasi gambar).
  • Hubungkan semuanya dengan anchor text yang natural.

6. Fokus pada User Experience (UX)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles