spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Cara Menemukan Brand Voice Unik untuk Bisnis Kamu


jelajahtechno.com — Sebagai copywriter, dua hal pertama yang selalu saya tanyakan kepada klien adalah:

  1. Seperti apa kepribadian merek mereka?
  2. Dan nada seperti apa yang ingin mereka gunakan dalam komunikasi bisnisnya?

Dua hal ini bukan formalitas belaka. Kepribadian merek menentukan bagaimana bisnis kamu berbicara dan dirasakan oleh orang lain. Ia membantu menciptakan koneksi emosional, membuat brand terasa hidup, dan membedakannya dari ratusan pesaing di pasar yang sama.

Jeff Bezos, pendiri Amazon, pernah berkata:

“Brand adalah apa yang orang katakan tentangmu saat kamu tidak berada di ruangan.”

Dan itulah kuncinya — kamu tidak bisa mengontrol semuanya, tapi kamu bisa mengarahkan persepsi publik lewat suara merek yang kuat dan konsisten.

1. Kenapa Brand Voice Itu Penting untuk Bisnis

Bayangkan merek seperti manusia: mereka punya gaya bicara, selera, bahkan cara tersenyum yang khas.
Ketika kamu mendengar kata “Apple”, kamu mungkin langsung membayangkan minimalis, cerdas, eksklusif.
Ketika mendengar “Nike”, kamu akan teringat pada energi, motivasi, dan semangat juang.

Itulah kekuatan brand voice — ia membuat bisnismu beresonansi secara emosional dengan audiens.

Tanpa identitas suara yang jelas, merek akan terdengar datar dan generik. Sebaliknya, ketika suara merek konsisten di semua saluran — dari website, media sosial, hingga email — pelanggan merasa mereka sedang berbicara dengan “seseorang”, bukan perusahaan tanpa wajah.

Baca juga : Rahasia di Balik Buku Bisnis Sukses: Strategi Kate Toon yang Bisa Ditiru

2. Mulailah dengan Memahami Kepribadian Merek

Untuk menemukan brand voice, kamu harus mulai dari dasar: siapa sebenarnya merekmu?
Bayangkan bisnis kamu sebagai manusia. Jika dia bisa bicara, seperti apa ia terdengar?

Latihan sederhana yang bisa kamu lakukan adalah:

  • Tentukan tiga nilai utama yang menggambarkan kepribadian merek.
  • Nilai ini akan menjadi panduan dalam setiap bentuk komunikasi.

Contoh:
Perusahaan Copywrite Matters menggambarkan dirinya sebagai berpengetahuan, kreatif, dan mudah didekati.
Nilai ini menjadi fondasi dalam semua gaya penulisan, interaksi klien, dan konten mereka.

Kamu juga bisa bertanya:

  • Apa yang benar-benar penting bagi merekmu?
  • Siapa sosok yang dikagumi brand ini dan kenapa?
  • Jenis konten apa yang disukai brand kamu — dan apa yang tidak?

Semakin jelas gambaran kepribadian merek, semakin mudah menentukan nada dan gaya komunikasinya.

3. Kembangkan Nada Suara (Tone of Voice) yang Konsisten

Tone of voice adalah cara kamu “memainkan” kepribadian merek dalam bentuk kata.
Setiap merek punya cara unik dalam berbicara. Sebagian serius dan profesional, sebagian santai dan penuh humor. Tidak ada yang salah — asalkan konsisten.

Untuk menentukan nada suara merek, coba tentukan posisi merek kamu di antara dua kutub berikut:

SpektrumContoh Arah Suara
Formal — ChattyApakah kamu ingin terdengar seperti konsultan elegan atau teman santai?
Profesional — WackySerius dan ahli, atau kreatif dan berani berbeda?
Serius — HumorPenuh fakta, atau ringan dan menghibur?
Tenang — EnergikKalem dan stabil, atau dinamis dan ekspresif?

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles