• Konten visual akan dianalisis oleh mesin
• AI dapat merangkum struktur gambar
• AI diizinkan memodifikasi dan menciptakan elemen baru
• Beberapa metadata mungkin ikut diproses
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan keterbukaan bahwa foto yang diunggah tidak hanya dilihat oleh manusia, tetapi juga dipahami oleh model AI.
Meta meyakinkan bahwa pengguna tetap memiliki kendali penuh terhadap konten pribadi mereka. Namun, transparansi menjadi hal yang penting karena wajah dan ciri manusia termasuk dalam data sensitif.
Meta AI Sebelumnya Juga Hadir dalam Komentar Cerdas

Selain di Stories, Meta juga sedang menguji fitur “Tulis dengan Meta AI”, yang membantu pengguna menulis komentar kreatif atau memberikan saran kalimat dalam postingan publik.
Fitur ini diharapkan meningkatkan interaksi sosial, sekaligus menarik lebih banyak engagement antar pengguna Instagram.
Namun, penggunaan AI dalam ruang komunikasi publik memiliki tantangan etika, terutama untuk remaja.
Meta Perketat Pembatasan Konten bagi Remaja
Meta menyadari bahwa tidak semua konten aman untuk pengguna muda. Oleh sebab itu Instagram kembali memperbarui pengaturan keamanan untuk akun remaja, mengikuti pedoman serupa rating PG-13.
Artinya, konten yang mengandung unsur berikut akan dibatasi dan tidak dipromosikan:
• Kekerasan intens
• Bahasa kasar
• Aksi berbahaya
• Tema terkait obat-obatan terlarang
• Konten seksual atau sugestif berlebihan
Jika remaja sudah terlanjur mengikuti akun yang sering mengunggah konten berisiko, akses interaksi mereka dapat diblokir oleh sistem. Bahkan, remaja tidak dapat lagi melihat komentar akun tersebut di unggahan lain.
Langkah ini diambil setelah bertahun-tahun Meta dikritik atas dampak aplikasi terhadap kesehatan mental dan keamanan anak.
AI Chatbot Meta Juga Harus Tunduk pada Aturan PG-13

Perlindungan remaja tidak hanya berlaku untuk konten visual. Meta juga memastikan bahwa chatbot AI yang ada di platform:
• Tidak boleh memberi balasan yang tidak pantas
• Harus menyesuaikan respons sesuai usia pengguna
• Dilarang menormalisasi bahasa berbahaya
Hal ini dilakukan sebagai respons atas laporan yang menunjukkan AI Meta pernah merespons dengan konten yang tidak sesuai usia anak.
Meta Hadirkan Kontrol Orang Tua dalam Interaksi AI
Masih terkait isu tersebut, Meta kini mengambil langkah lebih proaktif dengan menghadirkan fitur pengawasan khusus untuk orang tua.
Tujuannya:
• Orang tua dapat melihat bagaimana AI berinteraksi dengan anaknya
• Dapat membatasi atau memblokir karakter AI tertentu
• Tetap mengizinkan AI membantu dalam konteks edukatif
Berdasarkan penjelasan resmi Meta, orang tua akan memiliki akses ke topik pembicaraan yang dilakukan anak dengan chatbot tanpa bergantung pada pemantauan manual.




[…] Cara Kerja Fitur AI Edit Foto di Instagram Stories, Cukup Ketik Perintah […]