Cache memang mempercepat akses ke situs yang sering dikunjungi, tapi jika menumpuk terlalu lama bisa menelan ratusan megabyte ruang penyimpanan.
Cara membersihkannya:
- Buka Setelan HP → Aplikasi → Chrome.
- Pilih Penyimpanan & cache (Storage & cache).
- Tekan Hapus cache (Clear cache).
- Jika ingin benar-benar segar, tekan juga Hapus penyimpanan (Clear storage) — tapi ingat, ini akan menghapus riwayat login dan preferensi situs.
Disarankan:
Lakukan pembersihan cache minimal seminggu sekali untuk menjaga performa Chrome tetap ringan.
4. Gunakan Fitur “Lite Mode” atau “Data Saver”
Chrome memiliki mode hemat data yang membantu memperkecil ukuran halaman web sebelum ditampilkan. Fitur ini dulu disebut “Lite Mode” dan kini tergantikan dengan sistem “Network Optimization” di versi terbaru Chrome.
Langkah mengaktifkannya:
- Masuk ke Setelan → Mode hemat data / Data Saver.
- Aktifkan opsi “Gunakan versi halaman yang lebih ringan.”
Manfaatnya: data situs akan dikompresi di server Google, sehingga selain menghemat kuota, juga mempercepat loading.
5. Hapus Unduhan dan File Lama dari Chrome
Chrome menyimpan semua file hasil unduhan di folder internal HP. File ini sering terlupakan padahal ukurannya bisa sangat besar, terutama video, PDF, dan gambar.
Langkahnya:
- Buka Chrome → Unduhan (Downloads).
- Tinjau file satu per satu dan hapus yang sudah tidak diperlukan.
- Cek juga folder “Download” melalui aplikasi File Manager ponsel.
Tips:
Kamu bisa memindahkan file penting ke Google Drive atau kartu SD untuk menghemat ruang internal.
6. Gunakan Versi Chrome Lite atau Alternatif Lebih Ringan
Jika Chrome dirasa terlalu berat, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan Chrome Lite, Kiwi Browser, atau Brave Browser.
Ketiganya berbasis Chromium namun lebih ringan dalam manajemen RAM dan cache.
Chrome Lite, misalnya, memiliki ukuran file instalasi hanya sekitar 50 MB, jauh lebih kecil dibanding Chrome standar yang bisa mencapai 300 MB setelah pembaruan sistem.



