Dengan bodi setipis itu, wajar jika kapasitas baterai harus disesuaikan. Xiaomi 17 Air diperkirakan hanya membawa baterai sekitar 4.700–4.900 mAh. Meski tampak kecil di atas kertas, efisiensi daya yang dihasilkan dari prosesor terbaru dan sistem manajemen baterai AI akan membuatnya tetap kompetitif.
Baterai silikon-karbon menawarkan efisiensi pengisian dan pelepasan daya hingga 20% lebih tinggi dibanding litium-ion konvensional. Ditambah teknologi pengisian cepat HyperCharge 120W, ponsel ini diklaim mampu mengisi daya penuh dalam waktu kurang dari 25 menit.
Bagi pengguna aktif yang sering multitasking, menonton streaming, atau bermain game ringan, kombinasi efisiensi prosesor dan baterai pintar ini sudah lebih dari cukup untuk pemakaian harian.
Performa: Didukung Chip Flagship Snapdragon 8 Gen 4
Xiaomi 17 Air dikabarkan akan tetap menggunakan Snapdragon 8 Gen 4, chip generasi terbaru dari Qualcomm yang diklaim lebih hemat energi hingga 30% dibanding pendahulunya.
Dipasangkan dengan RAM LPDDR5X hingga 16 GB dan penyimpanan UFS 4.0 hingga 512 GB, Xiaomi 17 Air siap memberikan performa flagship dalam desain super ramping.
Selain itu, Xiaomi juga akan memanfaatkan sistem pendingin vapor chamber mikro, yang tetap menjaga suhu prosesor agar stabil bahkan saat digunakan bermain game berat atau merekam video 4K.
Layar AMOLED Super Tipis dengan Refresh Rate 120Hz
Dari sisi tampilan, Xiaomi 17 Air disebut mengusung layar AMOLED fleksibel 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak 2.000 nits. Layar ini kemungkinan menggunakan panel LTPO yang bisa menyesuaikan refresh rate secara dinamis antara 1–120Hz untuk menghemat daya.
Kabar menariknya, layar ini menggunakan teknologi ultra-thin AMOLED dari BOE yang memungkinkan bezel lebih tipis dan fleksibel tanpa mengurangi ketahanan.
Sensor sidik jari optik tertanam di bawah layar, dan panel dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 3 agar tahan goresan.
Kamera dengan Sensor Sony IMX890
Meski fokus utama ada pada desain tipis, Xiaomi 17 Air tetap tidak melupakan sektor kamera. Berdasarkan bocoran, ponsel ini akan membawa sensor utama Sony IMX890 50 MP dengan dukungan OIS (Optical Image Stabilization), serta kamera ultra-wide 12 MP dan kamera telefoto 2x zoom 10 MP.
Untuk kamera depan, Xiaomi kemungkinan akan menggunakan sensor 32 MP punch-hole dengan teknologi AI Beauty 3.0 yang lebih natural.
Dengan dukungan chipset AI terbaru dari Qualcomm, kemampuan pemrosesan gambar (computational photography) di Xiaomi 17 Air disebut setara dengan seri Pro, meski dalam bodi yang jauh lebih ramping.



