Walau rekomendasi di atas bernuansa trading, aliran dana asing dan momentum 1 bulan memberi dasar untuk akumulasi bertahap pada koreksi, dengan horizon menengah. Namun, pastikan portofolio terdiversifikasi dan tidak bergantung pada satu emiten/tema saja.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1) Apakah AADI masih menarik setelah naik 11,83% sebulan?
Menarik selama bertahan di atas support 7.650–7.750. Pullback sehat di zona ini bisa jadi risk-reward menarik untuk trading.
2) Level krusial yang harus diawasi harian?
Support 7.650–7.750 dan area psikologis 8.000–8.100. Breakout valid atas 8.100 meningkatkan peluang ke 8.325/8.600.
3) Bagaimana strategi ambil untung?
Parsial di 8.325, sisanya trailing menuju 8.600. Jika harga melemah, amankan profit dengan stop yang dinaikkan bertahap.
4) Kapan sebaiknya cut loss?
Jika close harian turun di bawah 7.650 (atau sesuai risk plan pribadi), untuk mencegah kerugian melebar.
5) Apa risiko utama trading AADI saat ini?
Penembusan support, volatilitas komoditas global, headline risk makro, dan whipsaw teknikal saat likuiditas menipis.
Sumber Rujukan
- Bursa Efek Indonesia (BEI) – Ringkasan perdagangan AADI (nilai, volume, frekuensi).
- BRI Danareksa Sekuritas – Rekomendasi mingguan saham AADI (level entry, target, dan stop-loss).
- Data aliran dana asing (foreign flow) periode 1 bulan terakhir pada AADI.
Disclaimer: Konten ini bersifat informatif dan bukan ajakan membeli/menjual efek. Keputusan investasi sepenuhnya tanggung jawab pembaca. Gunakan position sizing dan stop-loss sesuai profil risiko.




[…] Asing Borong Saham Adaro (AADI), Target Harga Tembus Rp 8.600 […]