Contoh Saham Value: Honda Motor (HMC)
Salah satu contoh nyata value stock adalah Honda Motor (HMC).
- Pada Mei 2023, rasio P/E Honda hanya 8,57, lebih rendah dari kompetitornya Toyota yang berada di 10,14.
- Honda juga menawarkan dividend yield 2,87%, lebih tinggi dari rata-rata industri otomotif.
- Meskipun tidak memiliki produk SUV besar seperti pesaingnya, Honda dikenal dengan kualitas kendaraan hemat bahan bakar dan berkomitmen menuju kendaraan listrik pada 2040.
Kombinasi valuasi murah, dividen menarik, dan prospek jangka panjang membuat Honda dilirik investor value.
Kelebihan Value Stock
- Harga relatif murah dibanding nilai fundamental.
- Memberikan dividen stabil.
- Risiko lebih rendah dibanding growth stock.
- Cocok untuk strategi buy and hold jangka panjang.
Kekurangan Value Stock
- Pertumbuhan harga saham cenderung lambat.
- Bisa terjebak dalam value trap jika perusahaan memang sulit berkembang.
- Kurang menarik bagi investor yang mencari keuntungan cepat.
Apakah Value Stock Cocok untuk Investasi?
Value stock cocok untuk investor yang:
- Mengutamakan stabilitas dan dividen rutin.
- Tidak terburu-buru mencari capital gain besar.
- Bersedia menunggu koreksi harga pasar untuk keuntungan jangka panjang.
Namun, penting untuk diversifikasi portofolio dengan memadukan value stock dan growth stock agar investasi lebih seimbang.
Kesimpulan
Value stock adalah saham yang dihargai lebih murah dibanding nilai intrinsiknya, biasanya berasal dari perusahaan besar, stabil, dan rutin membagikan dividen. Meski dianggap lebih aman daripada growth stock, value stock tetap memiliki risiko, terutama bila terjebak dalam value trap.



