Banyak analis menilai bahwa merger ini bukan hanya sekadar konsolidasi bisnis, melainkan juga langkah geopolitik dan ekonomi strategis. Dengan pengaruh global Sheikh Tahnoon dan kekuatan finansial IHC, entitas baru 2PointZero dapat menjadi salah satu pemain dominan dalam investasi lintas sektor di kawasan Asia, Afrika, hingga Eropa.
Tantangan dan Prospek ke Depan
Meskipun prospek bisnisnya sangat besar, penggabungan tiga perusahaan besar juga memiliki tantangan tersendiri. Proses integrasi budaya korporasi, sistem keuangan, dan tata kelola perusahaan menjadi ujian utama bagi manajemen 2PointZero Group.
Selain itu, volatilitas harga energi dan komoditas dunia serta dinamika geopolitik Timur Tengah dan Afrika juga dapat memengaruhi portofolio aset perusahaan. Namun, dengan diversifikasi bisnis dan dukungan politik yang kuat dari pemerintah Abu Dhabi, 2PointZero diyakini mampu menghadapi tantangan global dengan solid.
Ke depan, perusahaan baru ini berencana memperluas investasi di sektor energi hijau, kecerdasan buatan, dan rantai pasok global, sambil memperkuat kehadiran di Afrika dan Asia Tenggara.
Baca juga : Dana Pemerintah di BI Turun, Tapi Kredit Perbankan Naik Tajam
Kesimpulan
Langkah International Holding Company (IHC) menggabungkan Multiply, 2PointZero, dan Ghitha Holding menjadi 2PointZero Group PJSC menjadi salah satu merger terbesar di dunia pada 2025. Dengan nilai mencapai US$ 33 miliar, langkah ini menandai ambisi besar Abu Dhabi untuk memperkuat posisi sebagai kekuatan investasi global.
Entitas baru ini akan mengelola aset yang tersebar di 85 negara dan berfokus pada sektor energi, teknologi AI, konsumsi, dan ketahanan pangan. Dengan dukungan penuh dari Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan dan strategi global yang matang, 2PointZero diharapkan menjadi mesin ekonomi baru yang membawa Abu Dhabi ke puncak peta investasi dunia.
Sumber artikel ini disusun berdasarkan laporan dari Bloomberg, Arabian Business, dan Khaleej Times, serta pernyataan resmi International Holding Company (IHC) yang dirilis pada Oktober 2025.




[…] Abu Dhabi Resmi Bentuk Raksasa Investasi Global Senilai Rp 500 Triliun […]
[…] Abu Dhabi Resmi Bentuk Raksasa Investasi Global Senilai Rp 500 Triliun […]