jelajahtechno.com — Perusahaan publik terbesar di Abu Dhabi, International Holding Company (IHC), mengambil langkah besar dalam memperkuat posisinya sebagai raksasa investasi global. IHC mengumumkan telah menggabungkan Multiply Group PJSC, 2PointZero, dan Ghitha Holding PJSC menjadi satu entitas investasi tunggal bernama 2PointZero Group PJSC, dengan nilai gabungan mencapai US$ 33 miliar atau sekitar Rp 546,8 triliun.
Langkah ini diumumkan melalui laporan resmi yang dikutip dari Bloomberg. Dalam mekanisme merger, Multiply Group akan menerbitkan saham baru melalui skema pertukaran saham senilai 72,4 miliar dirham atau sekitar Rp 326,8 triliun untuk mengakuisisi 2PointZero dan sebagian besar saham Ghitha Holding. Setelah merger rampung, 2PointZero Group akan terdaftar di Bursa Efek Abu Dhabi (ADX) dan mengelola portofolio investasi lintas sektor di lebih dari 85 negara, mulai dari energi, konsumer, hingga keuangan dan teknologi.
Visi dan Fokus Bisnis 2PointZero Group
Dalam pernyataan resminya, IHC menyebut bahwa entitas baru ini dirancang untuk menghadapi tantangan dan peluang global, termasuk meningkatnya permintaan energi dunia, adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI), pertumbuhan konsumsi global, dan kebutuhan terhadap ketahanan pangan.
Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, Ketua IHC sekaligus salah satu tokoh paling berpengaruh di Uni Emirat Arab, mengatakan bahwa merger ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menciptakan platform investasi global yang kompetitif. “Penggabungan ini mencerminkan komitmen IHC untuk membangun fondasi ekonomi berkelanjutan bagi Abu Dhabi dan dunia,” ujarnya.
Sheikh Tahnoon, yang juga menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional UEA sekaligus saudara Presiden UEA, mengawasi beragam entitas dengan total aset lebih dari US$ 2 triliun. Di bawah kepemimpinannya, IHC telah berkembang menjadi konglomerat global dengan kepemilikan di berbagai sektor, termasuk dua dana kekayaan negara besar dan perusahaan teknologi kecerdasan buatan bernama MGX.
CEO 2PointZero Group, Mariam binti Mohammed Al Mheirim, menegaskan bahwa merger ini akan meningkatkan sinergi di antara tiga perusahaan besar tersebut. “Kami menggabungkan kekuatan aset terbaik dari Multiply, 2PointZero, dan Ghitha untuk membentuk perusahaan yang lebih tangguh dan inovatif,” ujarnya.
Baca juga : Emas Meledak: Naik 60% Tahun Ini, Sentimen AS–China Jadi Pendorong




[…] Abu Dhabi Resmi Bentuk Raksasa Investasi Global Senilai Rp 500 Triliun […]
[…] Abu Dhabi Resmi Bentuk Raksasa Investasi Global Senilai Rp 500 Triliun […]