Oleh : Agus Abdurrohim, Penyuluh Agama Islam KUA Dukupuntang
Indonesia dikenal sebagai bangsa yang kaya akan keberagaman. Perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan pandangan hidup merupakan realitas yang tak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Keberagaman ini ibarat mozaik yang indah—namun hanya akan bernilai jika setiap kepingnya saling terhubung dengan harmonis. Di sinilah pentingnya merajut kerukunan di tengah perbedaan, agar keberagaman tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan bersama.
Perbedaan sejatinya adalah sunatullah, sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Setiap manusia dilahirkan dengan latar belakang, keyakinan, dan cara pandang yang berbeda. Masalah muncul bukan karena perbedaan itu sendiri, melainkan karena ketidakmampuan kita dalam menyikapinya. Ketika perbedaan dipandang sebagai ancaman, maka konflik mudah terjadi. Sebaliknya, jika perbedaan dipahami sebagai kekayaan, maka toleransi dan saling menghormati akan tumbuh dengan sendirinya.


