jelajahtechno.com — Teardown terbaru iPhone Air oleh iFixit akhirnya membuka tabir bagaimana Apple berhasil menghadirkan iPhone tertipis dalam sejarah, dengan ketebalan hanya 5,6 mm. Meski tampil sangat ramping, Apple ternyata tidak mengorbankan kekuatan struktural maupun tingkat perbaikan perangkat. Rincian teardown memperlihatkan perpaduan teknik rekayasa cerdas, frame titanium, sistem baterai modular, dan desain internal yang benar-benar baru.
Hasil pembongkaran ini sekaligus menunjukkan bahwa iPhone Air bukan sekadar “iPhone tipis”, melainkan perangkat yang lahir dari inovasi struktural besar yang belum pernah diterapkan Apple pada generasi sebelumnya. Untuk pengguna Indonesia yang penasaran bagaimana sebuah perangkat setipis ini bisa tetap kuat dan tetap mudah diperbaiki, berikut penjelasan lengkapnya.
Desain Kamera “Plateau”: Inovasi Baru yang Mengubah Susunan Internal
Salah satu elemen paling revolusioner dalam teardown iPhone Air adalah desain yang disebut iFixit sebagai “camera plateau”. Berbeda dari iPhone lain yang menumpuk komponen secara vertikal dan memusatkannya di tengah perangkat, iPhone Air memindahkan sebagian logic board ke area tonjolan kamera.
Perubahan ini menciptakan beberapa manfaat besar:
- Ruang tengah perangkat menjadi lebih luas.
- Baterai dapat dibuat lebih datar dan lebih besar sesuai keterbatasan ketebalan.
- Display mendapat ruang mounting yang lebih stabil.
- Logic board mendapatkan perlindungan ekstra dari tekanan yang menyebabkan perangkat bengkok.
Pendekatan ini juga meminimalkan risiko “bendgate”, masalah yang pernah muncul pada iPhone 6. Dengan logic board yang berada di area yang lebih “dilindungi”, ketahanan struktural meningkat meski bodi jauh lebih tipis.
Untuk perangkat yang hanya 5,6 mm, desain camera plateau adalah breakthrough engineering yang sangat signifikan.
Baca juga : iPhone 17 Pro Max Jadi iPhone Pertama dengan Baterai 5.000 mAh, Ini Bocorannya
Baterai Kecil, tetapi Swappable dan Mudah Diganti
Salah satu fakta paling mengejutkan dari hasil teardown adalah baterai iPhone Air yang:
- Memiliki kapasitas 12,26Wh
- Dibungkus casing metal
- Identik dengan baterai MagSafe Battery Pack
- Dapat saling ditukar karena ukurannya sama
Untuk perangkat tipis seperti iPhone Air, banyak orang awalnya khawatir tentang daya tahan baterai. Namun Apple ternyata memperkenalkan pendekatan baru: baterai yang lebih kecil tetapi efisien, ditambah kemampuan swap yang mudah.
Artinya, pengguna dapat mengganti baterai lama dengan yang baru dengan tingkat kesulitan lebih rendah dibanding iPhone pada umumnya.
Teknologi baru Apple untuk melepas baterai juga menarik. Pengguna atau teknisi dapat membuka baterai menggunakan strip perekat yang bisa dilepas dengan arus listrik rendah. Metode ini lebih aman, lebih bersih, dan mengurangi risiko merusak komponen internal.



