jelajahtechno.com — Setelah sempat terkoreksi cukup dalam pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi berpeluang rebound pada perdagangan hari ini, Senin (20/10/2025).
Menurut analisis teknikal dari BRI Danareksa Sekuritas, indeks masih memiliki ruang penguatan jangka pendek setelah menyentuh area support penting. Sejumlah saham juga direkomendasikan untuk trading buy, termasuk MAPA, EMAS, dan BFIN.
IHSG Berpeluang Rebound Setelah Tekanan Jual Meluas
Pada perdagangan terakhir, IHSG ditutup melemah signifikan 2,57% ke level 7.915, menandai penurunan mingguan terbesar sejak Agustus 2025. Meski tekanan jual meluas, investor asing justru mencatatkan net buy sebesar Rp 3,04 triliun, menandakan adanya potensi arus dana asing yang kembali masuk ke pasar domestik.
“Secara teknikal, IHSG menguji support di level 7.877 dengan peluang rebound menuju area psikologis 8.000,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya, Senin (20/10/2025).
Analis menambahkan bahwa kondisi oversold di beberapa sektor utama — seperti perbankan, energi, dan konsumsi — dapat menjadi katalis jangka pendek bagi IHSG untuk menguat kembali.
Namun demikian, pasar masih perlu mewaspadai beberapa risiko eksternal yang berpotensi menahan laju kenaikan indeks.
Baca juga : Laba BBRI Turun 7,8%, Tapi Fundamental Tetap Kuat
Sentimen Global Masih Membayangi Pasar
Meskipun potensi rebound terbuka, sentimen global masih akan menjadi faktor penentu arah IHSG.
Beberapa isu utama yang menjadi perhatian investor antara lain:
- Tensi dagang AS–Tiongkok yang kembali meningkat, memunculkan kekhawatiran terhadap rantai pasok global.
- Risiko kredit di sektor perbankan Amerika Serikat, yang menimbulkan efek psikologis terhadap pasar emerging market.
- Ancaman government shutdown di AS yang bisa mengganggu aktivitas fiskal dan memperlambat perekonomian global.
Meski demikian, kabar positif datang dari pasar saham Amerika Serikat.
Pada perdagangan terakhir:
- Dow Jones Industrial Average naik 0,52% ke 46.190,61
- S&P 500 menguat 0,53% ke 6.664,01
- Nasdaq Composite juga menguat 0,52% ke 22.679,98
Kenaikan bursa Wall Street tersebut memberikan sinyal positif bagi pergerakan bursa Asia, termasuk Indonesia.
Prospek IHSG Hari Ini: Peluang Rebound ke 8.000
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas melihat IHSG telah mendekati area support kuat di 7.877, yang berpotensi menjadi titik balik (reversal point) bagi penguatan jangka pendek.
Jika IHSG mampu bertahan di atas level tersebut, peluang rebound menuju 8.000–8.050 dinilai cukup terbuka.
Secara indikator, Relative Strength Index (RSI) berada di area oversold, menandakan adanya potensi teknikal rebound.
Namun, analis menilai penguatan masih bersifat terbatas (technical rebound), bukan tren kenaikan jangka panjang.
Investor disarankan untuk memanfaatkan momentum pullback guna melakukan trading buy pada saham-saham berfundamental kuat yang sebelumnya terkoreksi dalam.




[…] IHSG Diprediksi Rebound, Ini 3 Saham Pilihan Hari Ini: MAPA, EMAS, BFIN […]