spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Cara Meningkatkan Trafik Website dengan 8 Teknik SEO Teknis


jelajahtechno.com — Ingin trafik organik naik tanpa menambah konten atau backlink? Mulailah dari fondasinya: technical SEO. Di bawah ini adalah delapan perbaikan teknis—lengkap dengan insight implementasi, contoh, dan metrik—yang secara nyata meningkatkan CTR, indeksasi, dan sesi organik.

1) Optimasi Thumbnail Gambar di SERP (Product & Category)

Masalah umum: thumbnail muncul tidak konsisten di hasil pencarian, CTR rendah di kategori kompetitif.

Perbaikan kunci:

  • Schema Product & ItemList: pastikan image, name, offers terisi; tambahkan ItemList di halaman kategori (tiap item berisi image, url, price).
  • Rendering server-side: simpan markup schema di HTML awal (bukan menunggu JS) agar Google bisa crawl tanpa eksekusi JS.
  • Lazy-load native + <noscript> fallback: ubah dari lazy-load berbasis JS ke native (loading="lazy") + fallback gambar dalam <noscript>.
  • XML Image Sitemap: tambahkan <image:image> untuk URL prioritas dan sinkronkan dengan schema & konten halaman.

Hasil tipikal: konsistensi thumbnail meningkat → CTR +15–25%, sesi organik +8–15% pada halaman terdampak.

Checklist cepat:

  • Product & ItemList schema tervalidasi Rich Results
  • Gambar utama punya URL statis, dapat diakses tanpa JS
  • Image sitemap aktif & ter-update

Baca juga : Strategi Jitu Mendatangkan Traffic Website Bisnis Online

2) Cegah “Noindex” Tak Sengaja Saat Redesign

Masalah umum: atribut noindex atau blokir robots pada staging terbawa ke produksi → trafik anjlok.

Perbaikan kunci:

  • Pra-launch QA: audit robots.txt, tag <meta name="robots">, header HTTP, dan plugin SEO.
  • Pengujian otomatis: tambahkan tes CI/CD yang gagal jika terdeteksi noindex atau disallow: /.
  • Recovery: hapus noindex, perbaiki robots, resubmit sitemap di GSC, gunakan URL Inspection untuk re-crawl.

Ekspektasi pemulihan: 2–6 minggu tergantung skala & frekuensi crawl.

Pro-tip: cantumkan checklist SEO launch di flow desain/dev.

Masalah umum: platform (mis. Shopify) menghasilkan banyak variasi URL (berbasis koleksi/parameter) → duplikasi & sinyal terpecah.

Perbaikan kunci:

  • Gunakan URL final dalam semua internal link (contoh Shopify: hindari | within: collection; pakai /products/slug).
  • Kanonikal konsisten: rel="canonical" menunjuk ke URL produk utama—dan selaraskan internal link ke URL tersebut.
  • Periksa sitemap: hanya submit URL kanonik.

Dampak: peningkatan halaman yang diindeks, konsolidasi sinyal, trafik ke URL produk utama naik signifikan.

4) Hilangkan Duplikasi URL Berparameter

Masalah umum: URL dengan ?utm=, ?ref=, ?sort= terindeks → membuang crawl budget & membingungkan Google.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles