jelajahtechno.com — YouTube masih menjadi salah satu platform terbesar untuk berbagi konten video di Indonesia. Dengan jutaan kreator aktif dan ratusan juta penonton setiap bulannya, persaingan untuk mendapatkan perhatian audiens semakin ketat. Salah satu strategi yang sering diperdebatkan hingga kini adalah penggunaan YouTube hashtags. Banyak kreator yang menganggap hashtag di YouTube tidak penting, sementara sebagian lainnya percaya bahwa hashtag bisa membantu mendongkrak jumlah tayangan video.
Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja hashtag di YouTube di tahun 2025, dan apa strategi terbaik untuk kreator Indonesia? Mari kita bahas lebih dalam.
Mengapa Hashtag di YouTube Masih Penting?
Ketika pertama kali diluncurkan, hashtag di YouTube langsung ramai digunakan. Kreator berbondong-bondong menambahkan puluhan hashtag di setiap video. Namun, setelah algoritma berubah, banyak yang berhenti menggunakannya. Padahal, itu adalah langkah keliru.
Hashtag bukan hanya soal discoverability (kemudahan ditemukan). Di YouTube, hashtag berfungsi sebagai sinyal bagi algoritma untuk memahami konteks sebuah video. Dengan kata lain, hashtag adalah penanda kategori yang membantu YouTube “mengarsipkan” video dalam rak rekomendasi yang tepat.
Di Indonesia, di mana penonton sangat beragam—mulai dari anak muda pecinta konten hiburan, gamer, vlogger kuliner, hingga profesional yang mencari tutorial—pemilihan hashtag yang tepat bisa membantu menjangkau audiens yang relevan.
Baca juga : Cara Menghasilkan Uang dari YouTube Shorts di 2025
Lokasi Penempatan Hashtag: Judul, Deskripsi, atau Tags?
Banyak kreator Indonesia bertanya: lebih baik taruh hashtag di judul, deskripsi, atau bagian tags? Jawabannya: gunakan kombinasi ketiganya dengan strategi berbeda.
- Judul Video
- Gunakan maksimal 1–2 hashtag.
- Letakkan di akhir judul agar tetap rapi.
- Cocok untuk kata kunci populer atau tren.
- Contoh: Tutorial Makeup Pemula 2025 #MakeupTutorial.
- Deskripsi Video
- Gunakan 3–5 hashtag, terutama di 100 karakter pertama.
- Bisa menjadi kombinasi hashtag umum dan spesifik.
- Contoh: #MasakanRumahan #ResepSehat #BudgetMeals.
- Tags Section
- Kini tidak terlalu berpengaruh, tetapi tetap berguna.
- Masukkan hashtag utama yang relevan dengan isi video.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa:
- Hashtag di judul lebih cepat terlihat penonton.
- Hashtag di deskripsi lebih kuat dalam pencarian jangka panjang.
- Menggabungkan keduanya menghasilkan performa terbaik.
Jenis-Jenis Hashtag yang Efektif di 2025
Tidak semua hashtag memberikan efek positif. Berdasarkan tren kreator di Indonesia, hashtag yang efektif dapat dibagi menjadi tiga kategori:
- Branded Hashtags
- Khusus untuk membangun identitas channel.
- Contoh: #JelajahTechno, #DapurMamaRina, #BelajarInvestasiID.
- Content-Specific Hashtags
- Sesuai dengan isi video yang spesifik.
- Contoh: #ResepAyamGeprek, #ReviewLaptop, #TutorialHijab.
- Community Hashtags
- Dipakai dalam komunitas tertentu untuk menjangkau audiens dengan minat sama.
- Contoh: #SmallYouTuberIndonesia, #BookTokID, #FoodVlogger.
Untuk YouTube Shorts, pola hashtag agak berbeda. Konten pendek biasanya lebih menekankan tren, sehingga hashtag yang umum digunakan antara lain:




[…] Kesalahan Umum Menggunakan YouTube Hashtags […]