spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

7 Rahasia Membuat Konten Menarik untuk Media Sosial dan Blog

“Tahukah Anda? 8 dari 10 orang Indonesia lebih suka membaca konten dengan gambar atau video daripada teks panjang tanpa visual.”

2. Gunakan Storytelling

Orang suka cerita. Storytelling membuat informasi lebih mudah diingat dan terasa lebih manusiawi.

Cara Menerapkan Storytelling:

  • Cerita pribadi: bagikan pengalaman nyata Anda menggunakan produk/layanan.
  • Cerita pelanggan: testimoni yang dikemas naratif lebih menarik daripada sekadar angka.
  • Konflik & solusi: tunjukkan masalah yang umum dihadapi audiens, lalu hadirkan solusi melalui konten Anda.

Misalnya, brand kopi lokal bisa menceritakan kisah petani kopi di Jawa Barat sebelum memperkenalkan produk mereka.

3. Tambahkan Visual & Multimedia

Di era media sosial, gambar, video, dan infografis adalah “senjata utama”.

  • Foto/ilustrasi: perkuat pesan dan bikin postingan lebih eye-catching.
  • Video pendek: cocok untuk TikTok, Reels, atau YouTube Shorts.
  • Infografis: membantu menyampaikan data rumit dengan cara sederhana.

Ingat, konten visual 40% lebih mudah diingat daripada teks biasa.

4. Gunakan Bahasa Percakapan

Hindari bahasa yang terlalu formal atau kaku. Gunakan gaya bahasa seperti ngobrol dengan teman.

Tips menulis dengan gaya conversational:

  • Pakai kata ganti orang kedua: “Anda” atau “kamu”.
  • Hindari paragraf panjang—buat ringkas dan mudah dipindai.
  • Gunakan kalimat aktif.
  • Sesekali gunakan humor ringan agar lebih cair.

Contoh:
❌ “Strategi pemasaran digital membutuhkan analisis komprehensif yang menyeluruh.”
✅ “Pemasaran digital butuh strategi yang jelas—kalau tidak, uang iklan bisa habis tanpa hasil.”

5. Ajak Audiens Berinteraksi

Konten engaging bukan monolog. Audiens ingin ikut serta.

Cara Mengundang Interaksi:

  • Ajukan pertanyaan di akhir postingan.
  • Gunakan polling di Instagram Stories.
  • Minta komentar atau pendapat audiens.
  • Buat giveaway kecil dengan syarat share/mention.

Di Indonesia, interaksi sering meningkat jika konten relevan dengan budaya lokal atau menyentuh tren populer (misalnya topik Ramadan, momen sepak bola, atau musik viral di TikTok).

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles