3. Siapkan Resume dan Portofolio
Klien ingin melihat bukti nyata keahlian Anda. Susun resume digital dengan informasi:
- Latar belakang pendidikan atau kursus SEO yang pernah diikuti.
- Sertifikasi atau pelatihan.
- Portofolio hasil optimasi (misalnya artikel yang berhasil masuk halaman pertama Google).
- Data pendukung seperti grafik peningkatan trafik atau ranking kata kunci.
Jika belum memiliki pengalaman, buat contoh proyek sendiri. Misalnya, optimasi blog pribadi hingga masuk page one untuk kata kunci tertentu. Ini bisa menjadi bukti konkret saat melamar pekerjaan freelance.
4. Bangun Reputasi melalui Thought Leadership
Untuk meyakinkan calon klien, posisikan diri sebagai pakar SEO. Caranya:
- Menulis artikel di blog pribadi seputar SEO dan digital marketing.
- Membagikan insight di LinkedIn, Instagram, atau Medium.
- Menjadi guest writer di portal SEO populer.
- Mengikuti webinar atau bahkan menjadi pembicara di komunitas digital.
Aktivitas ini akan meningkatkan personal branding sekaligus memperluas jaringan.
5. Jalin dan Perluas Jaringan
Cari peluang dari orang-orang terdekat lebih dulu, seperti teman, dosen, atau mantan kolega. Mereka bisa menjadi klien pertama Anda atau memberi referensi.
Selain itu, aktiflah di komunitas digital marketing, baik online (grup Facebook, forum SEO Indonesia) maupun offline (seminar, workshop). Jaringan ini penting untuk memperluas kesempatan proyek.
6. Tentukan Strategi Harga
Salah satu tantangan terbesar adalah menentukan tarif. Beberapa model harga yang bisa Anda terapkan:
- Per jam: Cocok untuk konsultasi atau pekerjaan kecil.
- Per proyek: Misalnya optimasi website selama 1 bulan dengan lingkup kerja jelas.
- Retainer bulanan: Klien membayar rutin tiap bulan untuk layanan berkelanjutan (audit, konten, backlink, dll).
Sebagai patokan, banyak freelancer di Indonesia mematok harga Rp3–10 juta per bulan per klien, tergantung kompleksitas dan target. Yang penting, pastikan tarif Anda sesuai dengan value yang diberikan.
7. Kuasai Tools SEO
SEO tidak bisa berjalan tanpa bantuan tools. Beberapa alat yang wajib Anda kenal antara lain:
- Google Analytics & Google Search Console: Untuk memantau trafik dan performa kata kunci.
- Ahrefs / SEMrush / Ubersuggest: Untuk riset kata kunci dan analisis kompetitor.
- Yoast SEO (WordPress plugin): Untuk optimasi konten on-page.
- Trello / Asana: Untuk manajemen proyek dengan klien.
Menguasai tools ini akan membuat pekerjaan lebih profesional dan hasil yang diberikan lebih terukur.



