Lakukan pemindaian ulang setidaknya seminggu sekali untuk menjaga keamanan sistem Android kamu tetap optimal.
4. Bersihkan Cache dan Data Aplikasi
Virus kadang bersembunyi di file cache atau data aplikasi, terutama pada browser atau aplikasi yang sering digunakan untuk mengunduh file.
Cara membersihkan cache dan data:
- Buka Pengaturan > Aplikasi.
- Pilih aplikasi yang mencurigakan atau sering menampilkan iklan, seperti Chrome.
- Tekan Penyimpanan > Hapus Cache > Hapus Data.
Membersihkan cache membantu menghapus sisa file berbahaya tanpa menghapus data penting di penyimpanan utama.
5. Perbarui Sistem dan Aplikasi Android
Salah satu penyebab HP mudah diserang virus adalah sistem operasi yang ketinggalan versi. Pembaruan sistem biasanya membawa perbaikan keamanan (security patch) untuk menutup celah virus.
Cara memperbarui sistem:
- Masuk ke Pengaturan > Sistem > Pembaruan Perangkat Lunak.
- Jika ada pembaruan, pilih Unduh dan Instal.
Perbarui juga aplikasi:
- Buka Google Play Store > Kelola Aplikasi & Perangkat > Perbarui Semua.
Dengan sistem yang selalu diperbarui, HP kamu lebih kuat terhadap serangan malware dan bug.
6. Periksa dan Hapus File Mencurigakan
Kadang virus menyamar sebagai file di penyimpanan internal, terutama file berformat .apk (installer aplikasi).
Cara memeriksa file mencurigakan:
- Buka aplikasi File Manager atau Google Files.
- Telusuri folder Download, Documents, atau Storage.
- Hapus file yang tidak kamu kenali atau berjudul acak seperti “systemupdate.apk” atau “photo_viewer_update.exe.”
Peringatan: Jangan hapus file di folder System atau Android tanpa tahu fungsinya, karena bisa merusak sistem ponsel.
7. Lakukan Reset Pabrik (Factory Reset) Jika Diperlukan
Jika virus tetap muncul setelah semua langkah di atas, lakukan factory reset. Ini adalah solusi terakhir yang menjamin ponsel bersih total, tetapi harus dilakukan dengan hati-hati agar data tidak hilang.




[…] 7 Langkah Membersihkan Virus di HP Android Tanpa Reset […]