Pose dan angle sangat memengaruhi kesan realistis. Tentukan apakah ingin close-up, setengah badan, atau full body. Sertakan sudut pengambilan seperti eye level untuk natural, low angle untuk dramatis, atau high angle untuk kesan kasual.
Contoh Prompt:
“Buatkan foto realistis perempuan Asia 23 tahun, rambut panjang hitam terurai, memakai dress biru muda. Pose berdiri sambil memegang buket bunga kecil. Sudut kamera eye level full body, senyum ringan, latar taman dengan cahaya sore lembut.”
5. Gunakan Tekstur dan Detail Lingkungan
Tekstur membuat foto tampak nyata, baik pada objek utama (kulit, kain, rambut) maupun lingkungan (rumput, kayu, kaca). Tanpa tekstur, hasil AI cenderung terlihat terlalu halus.
Contoh Prompt:
“Buatkan foto realistis anak perempuan 6 tahun berlari di taman. Rumput hijau bertekstur alami, daun kering berserakan, cahaya matahari pagi memantul di kaca gedung belakang, pakaian kaus biru dengan detail serat kain terlihat jelas.”
Kesimpulan
Membuat foto AI terlihat realistis ternyata mudah. Kuncinya ada pada detail prompt yang kamu tulis: fisik, pencahayaan, properti, pose, hingga tekstur. Semakin lengkap dan spesifik, hasilnya akan semakin natural. Dengan 5 tips Gemini AI ini, fotomu bisa tampak realistis seolah-olah diambil langsung oleh fotografer profesional.




[…] 5 Tips Prompt Gemini AI agar Foto Terlihat Realistis & Natural […]